Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ada Udang Berudang Di Balik Batu

Arti Peribahasa Ada Udang Berudang Di Balik Batu

Arti Peribahasa Ada Udang Berudang Di Balik Batu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ada Udang Berudang Di Balik Batu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ada udang berudang di balik batu

Ada suatu maksud yang tersembunyi

Kesimpulan

Arti peribahasa ada udang berudang di balik batu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah ada suatu maksud yang tersembunyi

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ada udang berudang di balik batu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kerbau sekandang dapat digembalakan, manusia seorang tiada terjaga
Artinya : Sekawanan kerbau bisa/mampu untuk dikandangkan/diatur, sementara itu manusia yang hanya seorang tidak dapat diatur.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Mana Ada Buluh Tidak Berbuku?

Sama lebur sama binasa
Artinya : Bersahabat sehidup semati

Dalam dua tengah tiga
Artinya : Tidak jujur.

Bagai kerakap tumbuh di di atas batu, hidup enggan mati tak mau
Artinya : Hidup dalam kesukaran (kemelaratan)

Bagai hantu makan dedak
Artinya : Bersungut-sungut (menggerutu) tanpa sebab.

Berbunyi batu berbunyilah dia
Artinya : Tidak dapat berkata-kata karena tembelangnya/kejahatannya sudah ketahuan.

Ditentang langit, langit, ditentang bumi, bumi
Artinya : Tidak ada tempat bergantung (hidup dalam kemelaratan).

Habis minyak sepasu, ekor anjing diurut tiada akan lurus
Artinya : Tabiat orang jahat sangat sukar untuk diubah/diperbaiki.

Laut datang memunggah mutiara
Artinya : Orang pandai/bijaksana yang datang mengajarkan ilmu yang berguna kepada kita.

Seperti daun delima dengan bunganya
Artinya : Hidup yang tidak berguna.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kecil Dikandung Ibu, Besar Dikandung Adat, Mati Dikandung Tanah

Jangan sampai sesat barat, sepuluh kali diukur, sekali dikerat
Artinya : Suatu pekerjaan atau perkara hendaklah diperiksa secara teliti mengenai baik buruknya sebelum dikerjakan.

Sudah tahu peria pahit
Artinya : Penyesalan yang sia-sia saja (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga)

Bakar tidak berbau
Artinya : Maksud jahat yang tersembunyi

Dituba sajakah ikan, dijala dijaring bukankah ikan?
Artinya : Tidak malu memperoleh sesuatu dengan melakukan kejahatan, padahal ada cara yang baik/halal dalam mendapatkannya.

Habis geli oleh gelitik, habis bisa oleh biasa
Artinya : (barang) yang kurang menyenangkan dan sebagainya akan hilang apabila telah biasa atau telah menjadi kebiasaan

Bagai ilak bercerai dengan benang
Artinya : Bercerai untuk selama-lamanya (tidak akan bertemu lagi)

Geneng di tengah lebuh, tahan galah bersijingkat, geneng di tengah medan, tahan taruh di ayam kuyu
Artinya : Menunjukkan kemampuan/kebisaan kepada orang lain membuat kita mengeluarkan uang untuk menolong ataupun untuk sekedar perjamuan makan dan minum. (geneng = gagah)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Banyak Orang Banyak Ragam Nya

Ayam pada itik, raja pada tempatnya
Artinya : Masing-masing orang ahli dalam urusannya.

Anjing bercawat ekor
Artinya : Pergi atau menghindar karena malu dan lain hal.

Kerbau diberi berpelana, kuda diberi berpasangan
Artinya : Melakukan sesuatu tidak menurut keadaan yang sebenarnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ada Udang Berudang Di Balik Batu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *