Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah

Arti Peribahasa Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah

Arti Peribahasa Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah

Pekerjaan (perbuatan) hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama (jangan bertentangan satu dengan yang lain)

Kesimpulan

Arti peribahasa adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pekerjaan (perbuatan) hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama (jangan bertentangan satu dengan yang lain)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hempas Tulang Berisi Perut

Menyeladang bagai panas di padang
Artinya : Suatu kejadian yang terjadi secara merata di mana-mana

Dimandikan dengan air segeluk
Artinya :

  1. Pujian yang tidak ada artinya
  2. pertolongan yang tidak mencukupi/kurang.

Belum tentu si upik si buyungnya
Artinya : Belum tentu kesudahannya

Awak alah gelanggang usai
Artinya : Ditimpa kemalangan yang tidak dapat diatasi.

Seperti gerundang yang kekeringan
Artinya : Orang yang mendapat kesukaran dan tidak ada yang menolongnya

Alah bisa karena biasa
Artinya : Kalah kepandaian oleh latihan

Tak usah bimbang, gula dalam mulut, tinggal telan saja
Artinya : Jangan ragu-ragu, sesuatu yang ditakdirkan menjadi milik kita tidak akan berpindah tangan begitu saja.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berani Senduk Pengedang, Air Hangat Direnanginya

Asal ada kecil pun pada
Artinya : Kalau tidak mendapat banyak, sedikit pun cukup

Bagai bunyi cempedak jatuh
Artinya : Bunyi seperti barang berat jatuh

Bertiraikan banir
Artinya : Tidak mempunyai rumah

Hendak sombong berbini banyak, hendak megah berlawan lebih
Artinya : Hendak memperlihatkan ketinggian diri/derajat tinggi, akhirnya hidup dalam kesusahan.

Ibarat burung, mata lepas badan terkurung
Artinya : Tidak ada kemerdekaan/kebebasan.

Meletakkan api di bubungan
Artinya : Sengaja mencari bahaya

Gajah rompong belalai
Artinya : Raja/orang besar yang sudah tidak berkuasa.

Bagai bulan penuh mengambang di kaki awan
Artinya : Perempuan cantik yang sedang keluar rumah.

Hitam tahan tempa, putih tahan sesah
Artinya :

  1. Tetap tidak berubah
  2. Tahan uji
Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Udang Merentak Dalam Tangguk

Sembunyi tuma kepala tersorok, ekor kelihatan
Artinya : Berusaha menyembunyikan kejahatan yang telah diketahui oleh banyak orang.

Seperti harimau kena kucing pekak
Artinya : Orang yang marah, tetapi takut karena bahaya akan datang.

Tiada kekal bunga di karang
Artinya : Tidak ada kemewahan dan kemuliaan yang abadi.

Kata dulu bertepati, kata kemudian berceraian
Artinya : Janji hendaklah ditepati.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.