Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Air Cucuran Atap Jatuh Ke Pelimbahan Juga

Arti Peribahasa Air Cucuran Atap Jatuh Ke Pelimbahan Juga

Arti Peribahasa Air Cucuran Atap Jatuh Ke Pelimbahan Juga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Air Cucuran Atap Jatuh Ke Pelimbahan Juga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga

Biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya

Kesimpulan

Arti peribahasa air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Rambut Dibelah Tujuh Seribu

Dapur tidak berasap
Artinya : Sangat miskin, hingga untuk makan pun tidak cukup.

Jikalau menampi jangan tumpah padinya
Artinya : Jika hendak memilih suatu benda, maka berhati-hatilah agar benda yang berguna/berharga tidak sampai terbuang.

Kecil-kecil anak kalau sudah besar onak
Artinya : Anak itu selagi kecil menyenangkan hati, tetapi kalau sudah besar menyusahkan hati (karena kelakuannya dan sebagainya)

Seperti bujuk lepas dari bubu
Artinya : Menghilang cepat setelah lepas dari bahaya

Langit menyungkup kepala
Artinya : Sesuatu yang tidak dapat diatasi lagi.

Berendam sesayak air, berpaut sejengkal tali
Artinya : Hidup serba kekurangan

Jangan berkemudi di haluan
Artinya : Jangan terlalu menuruti/mengikuti kata isteri/orang lain.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Nyiur Setandan Tetapi Berlain-lain Jadinya

Pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan
Artinya :

  1. Menyelidiki sesuatu secara teliti
  2. Memeriksa dengan teliti

Kalau tak ada kulit bercerailah tulang
Artinya : Orang yang sangat kurus.

Tergali pada bejana emas
Artinya : Tertarik pada keuntungan besar.

Tiap-tiap celaka pasti ada gunanya
Artinya : Setiap musibah pasti ada hikmahnya.

Seperti kapur di ujung telunjuk
Artinya : Tidak dapat memberikan pertolongan kepada sanak saudara yang sedang membutuhkan pertolongan.

Elok palut, pengebat kurang
Artinya : Tampaknya sudah baik, tetapi sebenarnya belum

Di mana ranting dipatah, di situ air disauk
Artinya : Setiap orang hendaklah menurut adat kebiasaan di negeri tempat tinggalnya

Ular menyusur akar
Artinya : Merendahkan diri, tetapi tidak turun martabatnya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tiada Rotan Akar Pun Jadi

Belum betul membilang jari, sudah hendak berkuasa sendiri
Artinya : Hendak bertingkah seperti orang yang sudah tua.

Icak-icak tidak tahu,
Artinya : Pura-pura tidak tahu

Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang
Artinya : Rasa gelisah, khawatir kacau-balau

Bertitah lalu sembah berlaku
Artinya : Jika kehendak orang lain kita turut, kehendak kita pun akan diturut juga

Wau melawan angin
Artinya : Perbuatan yang sia-sia

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Air Cucuran Atap Jatuh Ke Pelimbahan Juga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

9 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *