Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Api Padam Puntung Berasap

Arti Peribahasa Api Padam Puntung Berasap

Arti Peribahasa Api Padam Puntung Berasap

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Api Padam Puntung Berasap

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Api padam puntung berasap

Perkara yang sudah putus, tetapi timbul lagi

Kesimpulan

Arti peribahasa api padam puntung berasap menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perkara yang sudah putus, tetapi timbul lagi

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa api padam puntung berasap, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Lah karam maka bertimba
Artinya : Setelah mendapatkan kesulitan/kerugian barulah teringat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Anak Ayam Kehilangan Induknya

Batu hitam tak bersanding
Artinya : Tampaknya lemah lembut, tetapi keras hatinya (sukar mengalahkannya, melawannya, dan sebagainya)

Telinga rabit dipasang subang
Artinya :

  1. Tidak pada tempatnya
  2. Memuliakan orang yang tidak patut dimuliakan

Terlindung oleh sanggul
Artinya : Isteri yang lebih berkuasa dibandingkan suaminya.

Berpaut sehasta tali
Artinya : Tidak dapat berbuat sekehendak hati/semaunya.

Seperti kelekatu masuk api
Artinya : Tidak memedulikan bahaya maut

Air di daun talas
Artinya : Memberi nasihat dan ajaran yang sia-sia. (talas = keladi)

Ayam ditambat disambar elang
Artinya :

  1. Malang sekali
  2. Bernasib Buruk

Tinggal kulit pembalut tulang
Artinya : Sangat kurus.

Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga
Artinya : Perbuatan yang terlanjur (walaupun hanya berbuat sedikit, akibatnya sama juga dengan yang berbuat banyak).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kilat Di Dalam Kilau

Sepandai-pandai bungkus, yang busuk berbau juga
Artinya : Perbuatan buruk yang selalu dirahasiakan, suatu saat pasti akan ketahuan juga.

Tak berasak lenggang dari ketiak
Artinya : Tidak pernah jauh.

Anak kera hendak diajari memanjat
Artinya : Mengajari orang yang sudah ahli.

Bagai menghitung bulu kambing
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Sungguh pun batang merdeka, ingat pucuk akan terhempas
Artinya : Suatu pekerjaan sebaiknya jangan hanya diharapkan senangnya, tetapi juga kesusahannya, karena sewaktu-waktu itu bisa saja terjadi.

Diuji sama merah, ditahil sama berat
Artinya : Sudah sepadan/setara.

Lubuk akal lautan ilmu
Artinya : Sangat luas dan banyak pengetahuannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Laut Hijau Siapa Celup?

Diberi berkuku hendak mencengkam
Artinya : Diberi kuasa sedikit, lalu hendak berbuat sewenang-wenang

Daun dapat dilayangkan, getah jatuh ke perdu juga
Artinya : Tidak sama/setara antara kasih sayang yang diberikan kepada anak sendiri dengan kasih sayang yang diberikan kepada anak saudara.

Bagai kapal tidak bertiang
Artinya : Perihal negeri atau perkumpulan (perhimpunan) yang tidak mempunyai pemimpin

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Free Tryout SKD CPNS (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Api Padam Puntung Berasap”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *