Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ada Angin, Ada Pokoknya

Arti Peribahasa Ada Angin, Ada Pokoknya

Arti Peribahasa Ada Angin, Ada Pokoknya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ada Angin, Ada Pokoknya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ada angin, ada pokoknya

Segala sesuatu pastilah ada asal mulanya. (pokoknya = pohonnya)

Kesimpulan

Arti peribahasa ada angin, ada pokoknya adalah segala sesuatu pastilah ada asal mulanya. (pokoknya = pohonnya)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ada angin, ada pokoknya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Merapat sambil berlayar berlayar sambil memapan
Artinya : Sekali melakukan pekerjaan, dua tiga maksud tercapai

Dimana kelintung berbunyi, disitu kerbau tinggal diam
Artinya :

  1. Dimana perintah yang baik maka disanalah rakyatnya hidup rukun
  2. negeri yang aman memiliki penduduk yang ramai.

Selama enggan mengeram
Artinya : Sangat lama.

Yang teguh disokong, yang rebah ditindih
Artinya : Yang sudah kuat (kaya dan sebagainya) dibantu, sedang yang lemah (miskin dan sebagainya) digencet

Bagai rupa orang terkena beragih
Artinya : Bermuka masam karena rugi dan sebagainya (dalam perdagangan)

Bagai bertanak di kuali
Artinya : Bermurah hati kepada orang lain sehingga mendatangkan kesusahan kepada diri sendiri

Mengegungkan gung pesuk
Artinya : Membanggakan kekayaan (kemuliaan) masa lampau

Tak akan serik luka dimakan tajak, esok lusa kebendang juga
Artinya : Apabila telah mendapatkan suatu keuntungan, maka hendaklah dipertahankan/dijaga dengan baik.

Bakar tiada hangus
Artinya : Sangat degil/keras kepala.

Genggam-genggam bara, terasa hangat dilepaskan
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan dengan setengah hati/tidak sungguh-sungguh akan terasa sukar dan pada akhirnya akan ditinggalkan tanpa ada manfaatnya.

Sisih antah dengan beras
Artinya : Persaingan antara orang kaya dengan orang miskin.

Lulus tidak berselam, hilang tidak bercari
Artinya : Orang yang menderita sengsara, tetapi tidak ada yang mau menolong

Lautan yang dalam sudah diselami, ini pula air dalam terenang
Artinya : Orang yang pernah mengerjakan suatu pekerjaan besar tidak akan khawatir mengerjakan pekerjaan kecil.

Dapur tidak berasap
Artinya : Sangat miskin, hingga untuk makan pun tidak cukup.

Takutkan tuma, dibuang kain
Artinya : Takut akan sesuatu hal yang kecil, lalu membuang keuntungan besar yang mungkin diperoleh.

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari
Artinya : Kelakuan murid (orang bawahan) selalu mencontoh guru (orang atasannya)

Tidak ada lalat langau
Artinya : Tidak ada orang satu pun.

Kalau tak takut akan mati, tak sedunia perang, kalau tak takut akan alah, tak sedunia sabung
Artinya : Berperang/berselisih merupakan pekerjaan yang amat berbahaya, tetapi digemari banyak orang.

Yang tinggi tampak jauh, yang dekat jolong bersua
Artinya : Dalam suatu usaha/pekerjaan, pemimpinlah yang bertanggung jawab dan dia pulalah yang akan dipuji ataupun dicela.

Cubit paha sendiri dulu, baru cubit paha orang lain
Artinya : Pikirkan tentang diri sendiri dahulu, sebelum melakukan sesuatu terhadap orang lain.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ada Angin, Ada Pokoknya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *