Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ada Tangga, Hendak Memanjat Tiang

Arti Peribahasa Ada Tangga, Hendak Memanjat Tiang

Arti Peribahasa Ada Tangga, Hendak Memanjat Tiang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ada Tangga, Hendak Memanjat Tiang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ada tangga, hendak memanjat tiang

Berbuat sesuatu tanpa mengikuti aturan/adat kebiasaan.

Kesimpulan

Arti peribahasa ada tangga, hendak memanjat tiang adalah berbuat sesuatu tanpa mengikuti aturan/adat kebiasaan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ada tangga, hendak memanjat tiang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ke sawah tidak berlubuk, ke ladang tidak berarang
Artinya :

  1. Mendapat untung dan sebagainya tidak dengan bersusah payah
  2. Tercapai maksudnya
Baca Juga :  Arti Peribahasa Angan-angan Mengikat Tubuh

Bagaimana hari takkan hujan, katak betung dalam telaga berteriak selalu
Artinya : Pergi bertamu ke rumah orang lain secara tidak menentu, tentulah perbuatan itu bisa mendatangkan banyak prasangka.

Terapung tak hanyut, terendam tak basah
Artinya :

  1. Belum ada keputusan atau ketentuan
  2. Belum tentu kesudahannya (tentang perkara dan sebagainya)

Awak tikus hendak menampar kepala kucing
Artinya : Menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh atau terjadi

Lupa ketinggalan, terlelap kemalingan
Artinya : Kurang berhati-hati dan akhirnya mengakibatkan kerugian.

Menabur menanam biji atas batu
Artinya : Sia-sia belaka, seperti memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mengindahkan

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Bagai Tuntung Jarum Dilaga

Tepung kena ragi
Artinya : Sudah terjadi (berjalan baik-baik)

Cakap berdegar-degar, tumit diketing
Artinya : Banyak mulut, tetapi penakut

Hendak menggaruk tidak berkuku
Artinya : Hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak berkemampuan

Hanyut dipintasi, lulus diselami, hilang dicari
Artinya : Menolong orang pada waktu kesusahan

Bagai tunggul dihias
Artinya : Buruk rupa.

Berjalan dari pintu belakang
Artinya : Tidak jujur, tidak menurut aturan yang sah.

Habis sampan kerong-kerong tak dapat
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Memancing di air keruh
Artinya : Mencari keuntungan dalam keadaan yang kacau

Dialas bagai memengat
Artinya : Kalau berkata hendaknya jangan asal berkata saja

Bagai ilak bercerai dengan benang
Artinya : Bercerai untuk selama-lamanya (tidak akan bertemu lagi)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dianjak Layu, Dianggur Mati

Tiada kubang yang tiada berkodok
Artinya : Tidak ada negeri yang tidak ada keburukannya

Pepat kuku seperti bulan tiga hari
Artinya : Amat elok bentuk atau tokohnya

Seperti kain kasa diatas duri
Artinya : Keadaan perkara yang sudah parah, sehingga sulit untuk diselesaikan.

Menegakkan benang basah
Artinya : Melakukan pekerjaan yang mustahil dapat dilaksanakan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ada Tangga, Hendak Memanjat Tiang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *