Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Batas, Ada Masa Boleh Balas

Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Batas, Ada Masa Boleh Balas

Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Batas, Ada Masa Boleh Balas

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Batas, Ada Masa Boleh Balas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ada ubi ada batas, ada masa boleh balas

Segala perbuatan itu sewaktu-waktu akan mendapat balasan yang setimpal.

Kesimpulan

Arti peribahasa ada ubi ada batas, ada masa boleh balas adalah segala perbuatan itu sewaktu-waktu akan mendapat balasan yang setimpal.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ada ubi ada batas, ada masa boleh balas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Diperluas parak, tidak disiangi
Artinya : Kalau mata pencaharian sudah bertambah, hendaklah dijaga dengan baik.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laksana Lembu Dogol, Tak Boleh Ditanduk Hanya Disondol

Seiring bertukar jalan, seia bertukar sebut
Artinya : Kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya

Sebagai duri landak
Artinya : Kecil dan runcing (tentang jari)

Adat hidup sandar-menyandar
Artinya : Setiap orang memiliki kewajiban untuk saling topang-menopang di setiap permasalahan yang dialami.

Darah se tampuk pinang
Artinya : Masih muda benar (belum berpengalaman, kurang akal)

Adat ayam ke lesung, adat itik ke pelimbahan
Artinya : Semua orang mempunyai tempat dan rezekinya sendiri-sendiri.

Kemudi di haluan, bergilir ke rusuk
Artinya : Orang yang menuruti perintah anaknya, isterinya, bawahannya, dsb.

Salangkan bah kapar yak hanyut, ini kemarau panjang
Artinya : Pada saat memiliki penghasilan saja tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi saat tidak berpenghasilan sama sekali.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Lain Lubuk, Lain Ikannya

Tentang mata dengan mata antara empat mata
Artinya : Berhadap-hadapan dua orang saja

Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang
Artinya : Rasa gelisah, khawatir kacau-balau

Emas berpeti, kerbau berkandang
Artinya : Harta benda haruslah disimpan/dijaga dengan baik supaya tidak hilang.

Dituba sajakah ikan, dijala dijaring bukankah ikan?
Artinya : Tidak malu memperoleh sesuatu dengan melakukan kejahatan, padahal ada cara yang baik/halal dalam mendapatkannya.

Kata biarlah kota
Artinya : Janji hendaklah ditepati.

Sambang jala terletak, laut kering terhempas
Artinya : Suatu usaha yang sudah berhasil.

Seperti kersik di pulau
Artinya : Mendapatkan rezeki yang berlimpah.

Gedang gerundang di kubangan, gedang ikan raya di lautan
Artinya : Setiap orang besar/mulia/berkuasa berada di tempatnya masing-masing. (gerundang = berudu)

Hitam-hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih hampas kelapa dibuang
Artinya : Barang yang buruk tetapi berguna disimpan, sedangkan barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ayam Laga Sekandang

Cubit paha kanan, paha kiri pun merasa juga
Artinya : Jika seseorang menyusahkan keluarganya sendiri, maka ia pun akan merasakan kesusahan itu juga.

Hendak melangkah kaki pendek, hendak mencapai tangan tak sampai
Artinya : Ingin melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak berdaya.

Seperti batang mengkudu, dahulu buah dari bunga
Artinya : Perihal orang yang lekas/cepat marah sebelum mengetahui benar kesalahan orang yang hendak dimarahinya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ada Ubi Ada Batas, Ada Masa Boleh Balas”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *