Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Adat Muda Menanggung Rindu, Adat Tua Menahan Ragam

Arti Peribahasa Adat Muda Menanggung Rindu, Adat Tua Menahan Ragam

Arti Peribahasa Adat Muda Menanggung Rindu, Adat Tua Menahan Ragam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Adat Muda Menanggung Rindu, Adat Tua Menahan Ragam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam

Sebagai orang yang masih muda harus belajar menahan emosi, sebagai orang yang sudah tua harus memberikan kesempatan bagi yang lebih muda.

Kesimpulan

Arti peribahasa adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam adalah sebagai orang yang masih muda harus belajar menahan emosi, sebagai orang yang sudah tua harus memberikan kesempatan bagi yang lebih muda.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Cekarau Besar Liang

Mulut bagai ekor ayam diembus
Artinya : Seseorang yang mulutnya tidak berhenti-henti berkata (tidak pernah diam, selalu saja bergerak-gerak)

Harimau mengaum takkan menangkap
Artinya : Orang yang mengancam dan sebagainya dengan perkataan keras, biasanya tidak sampai berbuat apa-apa

Ada nasi di balik kerak
Artinya : Masih ada sesuatu yang belum diselesaikan atau belum diperhatikan.

Besar pasak dari tiang
Artinya : Belanja lebih besar daripada pendapatan

Lain gatal lain digaruk
Artinya : Lain yang ditanya lain yang dijawab

Membasuh najis dengan malu
Artinya : Membuang malu dengan jalan yang lebih hina

Tikar emas bantal suasa sama dengan berbantalkan lengan
Artinya : Rumah mewah tetapi bukan milik sendiri tidak akan terasa lebih baik/nyaman daripada rumah jelek tetapi milik sendiri.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Marah Akan Tikus Rengkiang Dibakar

Ibarat bunga, sedap dipakai layu dibuang
Artinya : Perempuan yang sangat dikasihi ketika masih muda, tetapi ditelantarkan /diceraikan setelah tua.

Garam jatuh di air
Artinya : Nasihat yang diterima dengan baik.

Tali terentang tidak putus, sangkutan tergantung tidak rekah
Artinya : Pertalian/hubungan keluarga yang tidak putus karena pernikahan beda bangsa.

Tiada dibawa orang sehilir semudik
Artinya : Orang yang disisihkan dalam pergaulan.

Melanggar benang hitam
Artinya :

  1. Melanggar pantangan
  2. Melanggar adat resam

Terang kabut, teduhlah hujan
Artinya : Sudah merasa tenang kembali setelah kesusahannya berlalu.

Di luar merah di dalam pahit
Artinya : Kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Termakan di rambut
Artinya : Amat susah

Tak benang batu digilas
Artinya : Apabila belum ada sesuatu yang pas/sesuai keinginan untuk dipakai, maka sebaiknya pakailah sesuatu yang ada terlebih dahulu.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jangan Bagai Babi Merasa Gulai

Bagai buntal kembung
Artinya : Bodoh dan sombong

Adat penghulu, berpandang luas beralam lapang
Artinya : Karakter seorang pimpinan adalah berwawasan luas dan mampu memberikan solusi di setiap permasalahan.

Rupa boleh diubah, tabiat dibawa mati
Artinya : Terlalu susah mengubah perangai yang sudah menjadi tabiat

Kasih itu roh yang buta
Artinya : Kasih sayang tidak memilih/mengenal yang baik atau yang rupawan saja.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Adat Muda Menanggung Rindu, Adat Tua Menahan Ragam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *