Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Air Yang Keruh-keruh Kerak, Alamat Buaya Di Hulunya

Arti Peribahasa Air Yang Keruh-keruh Kerak, Alamat Buaya Di Hulunya

Arti Peribahasa Air Yang Keruh-keruh Kerak, Alamat Buaya Di Hulunya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Air Yang Keruh-keruh Kerak, Alamat Buaya Di Hulunya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Air yang keruh-keruh kerak, alamat buaya di hulunya

Perkataan dapat memaklumi niat yang ada di dalam hati.

Kesimpulan

Arti peribahasa air yang keruh-keruh kerak, alamat buaya di hulunya adalah perkataan dapat memaklumi niat yang ada di dalam hati.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa air yang keruh-keruh kerak, alamat buaya di hulunya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan

Patah sayap bertongkat paruh
Artinya : Tidak putus-putusnya berusaha menyampaikan maksudnya

Katak hendak jadi lembu
Artinya :

  1. Orang hina (miskin, rendah) hendak menyamai orang besar (kaya dan sebagainya)
  2. Congkak
  3. Sombong

Bagai kinantan hilang taji
Artinya : Seseorang yang telah kehilangan penghargaan

Kelip-kelip terbang malam
Artinya : Hendak menyembunyikan rahasia yang sudah tidak dapat ditutup-tutupi.

Sendok berdengar-dengar, nasi habis budi dapat
Artinya : Karena pekerjaan dilakukan kurang hati-hati, akhirnya mendapat malu karena rahasia terbuka kepada orang lain

Entimun bongkok
Artinya : Tidak masuk hitungan (dalam hal pergaulan).

Takaran sudah hampir punuh
Artinya : Sudah sangat tua/renta.

Sungguh berjanggut tiada berjubah
Artinya : Perihal sesuatu yang tidak sempurna.

Dirintang siamang berbual
Artinya : Asyik melihat sesuatu yang tidak berguna dengan menghabiskan waktu

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bayang-Bayang Tidak Sepanjang Badan

Ular menyusur akar
Artinya : Merendahkan diri, tetapi tidak turun martabatnya

Asal kuda dari kuda, asal keledai dari keledai
Artinya : Sifat dari keturunan tentu berasal dari kedua orang tuanya, baik ataupun buruk sifat tersebut.

Dikerkah dia menampar pipi, dibakar dia melilit puntung
Artinya : Selalu hendak membalas kepada orang yang berbuat jahat

Tempayan tertiarap dalam air
Artinya : Orang yang tidak mau mendengarkan nasihat (pengajaran)

Awak kurus daging menimbun
Artinya : Orang kaya yang berpura-pura miskin.

Tabung seruas
Artinya : Orang yang mampu berkomunikasi dengan baik terhadap siapapun (dengan berbagai macam sifat).

Tunggang hilang berani mati
Artinya :

  1. Tidak gentar menjalankan kewajiban (terutama yang mengenai bangsa dan negara)
  2. Tidak takut apa pun
Baca Juga :  Arti Peribahasa Jinak-Jinak Merpati

Mengepit kepala harimau
Artinya : Menakut-nakuti orang lain

Niat hati hendak memancing temenung, sudah terpancing ikan setoka
Artinya : Yang dihajati/dikehendaki berbeda dengan yang diperoleh.

Jangan bagai orang patah selera, banyak makan
Artinya :

  1. Pura-pura tidak mau, tetapi dalam hatinya sangat suka
  2. munafik. (patah selera = tidak bernafsu makan)

Hutan sudah terambah, teratak sudah tertegak
Artinya : Pekerjaan sudah sempurna dikerjakan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Air Yang Keruh-keruh Kerak, Alamat Buaya Di Hulunya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *