Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Alim Biasa Menghukum Syarak

Arti Peribahasa Alim Biasa Menghukum Syarak

Arti Peribahasa Alim Biasa Menghukum Syarak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Alim Biasa Menghukum Syarak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Alim biasa menghukum syarak

Hanya orang yang alim/berpengetahuan saja yang boleh membuat hukum syarak.

Kesimpulan

Arti peribahasa alim biasa menghukum syarak adalah hanya orang yang alim/berpengetahuan saja yang boleh membuat hukum syarak.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa alim biasa menghukum syarak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Lalu hangus, surut layu
Artinya :

  1. Berada dalam keadaan yang serba salah
  2. dilakukan/dikerjakan salah, tidak dilakukan pun salah.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Getah Dibawa Ke Semak

Kelip-kelip terbang malam
Artinya : Hendak menyembunyikan rahasia yang sudah tidak dapat ditutup-tutupi.

Berguru dahulu sebelum bergurau
Artinya : Belajar dahulu sebelum bersenang-senang

Kain kasah di atas duri
Artinya : Berada dalam sakratulmaut (menjelang ajal). (kasah = kain putih yang halus)

Kebakaran janggut
Artinya : Bingung tidak keruan.

Siapa melejang siap patah
Artinya : Siapa yang bersikeras hendak beroleh barang (pekerjaan), dialah yang harus menderita rugi (kesukaran dan sebagainya)

Bacang dibungkus tentu baunya keluar juga
Artinya : Orang yang membuang anaknya sendiri karena takut malu dan sebagainya.

Anak monyet di hutan disusui, anak sendiri di rumah kekeringan
Artinya : Urusan sendiri ditinggalkan karena lebih mementingkan urusan orang lain.

Didukung disangka orang sakit, kiranya orang kekenyangan
Artinya : Menolong orang namun tidak pada tempatnya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berkata-kata Dengan Lutut

Ke dalam sumpit tak muat, ke dalam ambung longgar
Artinya : Orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. (ambung = keranjang)

Seperti ditempuh gajah lalu
Artinya : Suatu hal yang tidak dapat ditutup-tutupi (disembunyikan)

Ambil pisau, belahlah dada
Artinya : Ingin menunjukan kebenaran yang ada pada dirinya sendiri.

Tuak terbeli, tunjang hilang
Artinya : Mendapat celaka (kekecewaan dan sebagainya)

Adat pulau limburan pasang
Artinya :

  1. Adat hidup ialah saling membantu
  2. yang kaya membantu yang miskin, yang berilmu membantu yang bodoh, dan yang berkuasa melindungi yang lemah.

Gabak di hulu tanda akan hujan, ceuang di langit tanda akan panas
Artinya : Tanda-tanda akan terjadi sesuatu. (gabak = redup)

Seperti denak mencari lawan
Artinya : Perihal orang yang gagah berani.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Beroleh Hidung Panjang

Menyuruk di balik lalang sehelai menyuruk di balik lumbung
Artinya : Menyembunyikan sesuatu yang mudah atau sudah diketahui orang

Umpama air digenggam tiada tiris
Artinya : Hal orang yang sangat kikir, tidak sedikit pun terbuka tangannya untuk menolong orang yang sengsara

Tidak ada orang yang menggaruk keluar badan
Artinya : Orang yang berpihak pada keluarganya jika terjadi perselisihan.

Bagai kuau mengigal
Artinya : Kehebatan dari rupa seseorang. (kuau = sejenis burung)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Alim Biasa Menghukum Syarak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *