Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit

Melakukan hal yang baik hendaklah maksimal agar tercapai tujuannya.

Kesimpulan

Arti peribahasa ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit adalah melakukan hal yang baik hendaklah maksimal agar tercapai tujuannya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Condong Puar Ke Uratnya, Condong Manusia Kepada Bangsanya

Mabuk di enggang lalu
Artinya : Sangat tertarik hatinya kepada orang yang belum dikenal

Bertemu ruas dengan buku
Artinya :

  1. Sesuai benar
  2. Serasi
  3. Cocok (sesuai) karena memang sudah jodohnya

Seperti ketiak ular, panjang lanjut
Artinya : Tidak dapat ditentukan baik ataupun buruknya.

Jadi bumi langit
Artinya : Menjadi orang tempat menggantungkan nasib dan harapan

Gagak bersuara murai
Artinya : Rupanya bodoh/dungu/hina, tetapi baik tingkah laku dan budi bahasanya.

Sabung selepas hari petang
Artinya : Untung-untungan (usaha atau percobaan terakhir):

Masuk ke negeri orang bertanamlah ubi, jangan bertanam tembilang
Artinya : Jika pergi merantau ke negeri asing hendaklah mencari sesuatu yang berguna (harta, ilmu pengetahuan, dsb), janganlah membuang-buang waktu dengan percuma/sia-sia.

Asal bersubang emas biarlah telinga rompong
Artinya : Orang yang melakukan hal yang merugikan bagi dirinya sendiri dengan tujuan mendapat pujian dari orang lain.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Seperti Sirin Pulang Ke Gagangnya

Ketika gagak putih, bangau hitam
Artinya : Kiasan pada zaman yang sudah silam.

Didenda dengan emas yang habis, dipancung dengan pedang yang hilang
Artinya : Didenda atau dihukum hanya dengan syaratnya saja karena mencari perdamaian.

Bagai anak nangui
Artinya : Hanya bermalas-malasan di rumah orang lain. (nangui = babi kecil yang banyak anaknya)

Hidup seperti musang
Artinya : Tentang orang jahat (pencuri) yang pada siang hari tidak kelihatan tetapi pada malam hari merayap mencari mangsanya

Seperti elang menyongsong angin
Artinya : Orang yang gagah berani.

Sebagai kepiting batu
Artinya : Sangat kikir

Sawah luas tahan tua, rumah gedang tahan tonggak
Artinya : Dalam hal meminjam uang haruslah ada jaminannya.

Ulat dalam batu pun hidup juga
Artinya : Orang yang rajin berusaha (walaupun miskin) tidak akan mati kelaparan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ikan Gantung, Kucing Tunggu

Memancing di air keruh
Artinya : Mencari keuntungan dalam keadaan yang kacau

Belum sudah diasapi kemenyan
Artinya : Belum (sudah) kawin

Melulur bersetungging
Artinya : Mengerjakan sesuatu karena terpaksa (malu, takut, dan sebagainya)

Berhanyut ke hilir mengepit kemudi sajalah
Artinya : Suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh orang pandai/rajin maka tidaklah perlu susah payah untuk diawasi dengan ketat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *