Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Anjing Diberi Makan Nasi Takkan Kenyang

Arti Peribahasa Anjing Diberi Makan Nasi Takkan Kenyang

Arti Peribahasa Anjing Diberi Makan Nasi Takkan Kenyang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Anjing Diberi Makan Nasi Takkan Kenyang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Anjing diberi makan nasi takkan kenyang

Sia-sia memberikan nasihat yang baik kepada orang jahat.

Kesimpulan

Arti peribahasa anjing diberi makan nasi takkan kenyang adalah sia-sia memberikan nasihat yang baik kepada orang jahat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa anjing diberi makan nasi takkan kenyang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kalau kubuka tempayan budu, baharu tahu
Artinya : Kalau kubuka rahasiamu, tentu engkau akan malu

Ibarat burung, mulut manis jangan dipakai
Artinya : Perkataan manis/terdengar baik selalu berisi maksud semu (tipu muslihat) di dalamnya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dek Sukar Berkampuh Ijuk, Nan Adat Diturut Juga

Adat teluk timbunan kapal, adat muara puputan ikan
Artinya : Segala sesuatu harus diletakan dengan tepat, baik itu masalah sosial maupun individu, serta harus tahu dimana tempat untuk bertanya.

Lepas putih hitam tak dapat
Artinya : Yang diharapkan tidak diperoleh dan apa yang telah dimiliki pun hilang.

Susu di dada tak dapat dielakkan
Artinya : Apa yang telah digariskan oleh Tuhan tidak akan dapat ditolak manusia.

Bagai membakar tunam basah
Artinya : Hal mengajar anak yang bodoh, sukar dimengerti (diterima) pelajaran itu olehnya

Tepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi
Artinya : Perasaan cinta atau sayang yang hanya datang dari salah satu pihak.

Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah
Artinya : Setara/sederajat.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mulut Manis Jangan Dipakai

Untung sabut timbul, untung batu tenggelam
Artinya :

  1. Untung-untungan
  2. Tidak seorang pun yang dapat menghindari nasibnya

Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu gawal juga
Artinya : Sepandai-pandai orang, sekali-sekali keliru juga

Harapkan kuning kuah kambeh, cangkuk terubuk ditinggalkan
Artinya : Karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar namun belum tentu diperoleh, keuntungan yang kecil tetapi sudah pasti (sudah dalam genggaman) pun dilepaskan. (kambeh = peria) (cangkuk = pekasam)

Alur bertempuh, jalan berturut
Artinya : Dilakukan menurut adat (kebiasaan) yang lazim

Bertabur bijan ke tasik
Artinya : Membuang-buang uang (waktu dan tenaga)

Harimau bertempek takkan makan orang
Artinya : Orang yang terlalu marah biasanya tidak sampai memukul.

Menambak gunung, menggarami air laut
Artinya : Memberi bantuan kepada orang yang sama sekali tidak perlu dibantu

Seperti air dalam terenang
Artinya : Orang yang sikapnya selalu tenang dalam menghadapi permasalahan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Belum Punya Kuku Hendak Mencubit

Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya
Artinya : Orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi

Jangan difikirkan air pasang saja
Artinya : Janganlah hanya mengharapkan nasib yang baik saja.

Seperti denak mencari lawan
Artinya : Perihal orang yang gagah berani.

Ke mana tumpah kuah, kalau tidak ke nasi
Artinya : Segala sesuatu itu akan kembali ke asalnya, meskipun hanya sedikit.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Anjing Diberi Makan Nasi Takkan Kenyang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *