Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Anjing Menyalak Bukit, Takkan Runtuh

Arti Peribahasa Anjing Menyalak Bukit, Takkan Runtuh

Arti Peribahasa Anjing Menyalak Bukit, Takkan Runtuh

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Anjing Menyalak Bukit, Takkan Runtuh

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Anjing menyalak bukit, takkan runtuh

Orang baik yang dicela oleh orang jahat, kebaikannya tidak akan binasa.

Kesimpulan

Arti peribahasa anjing menyalak bukit, takkan runtuh adalah orang baik yang dicela oleh orang jahat, kebaikannya tidak akan binasa.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa anjing menyalak bukit, takkan runtuh, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Selama hujan akan panas jua
Artinya : Sehabis kesusahan, akhirnya akan datang juga waktu yang baik

Kecil-kecil cili Melaka
Artinya : Meskipun kecil tetapi berani.

Sendok besar tak mengenyang
Artinya : Tidak ada buktinya

Pecak boleh dilayangkan, bulat boleh digulingkan, batu segiling pecak setepik
Artinya : Sudah mendapat kata sepakat untuk melaksanakan suatu pekerjaan

Ada bunga, ada lebah
Artinya : Orang yang kaya akan digerogoti oleh teman-temannya atau bahkan oleh orang-orang tidak dikenalnya.

Hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih
Artinya : Jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Karena pijat-pijat mati tuma
Artinya : Mendapat (ke)celaka(an) karena berteman dengan orang jahat atau karena (ke)salah(an) orang lain

Salah cencang memberi pampas, salah bunuh memberi bangun
Artinya :

  1. Salah mengerti orang lain dapat berakibat fatal
  2. hukuman seharusnnya diberikan sesuai/setimpal dengan perbuatannya.

Habis beralur maka beralu-alu
Artinya : Jika dengan jalan musyawarah tidak dicapai kata sepakat, maka barulah dengan jalan kekerasan

Bagai kambing dimandikan pagi
Artinya : Orang yang enggan melakukan suatu pekerjaan.

Ikut hati mati, ikut mata buta
Artinya : Jika selalu menuruti nafsu, akhirnya akan mendapat celaka

Telah jadi indarus
Artinya :

  1. Telah kalah
  2. Kalah main (judi dan sebagainya)

Enau sebatang dua sigainya
Artinya :

  1. Sebuah pekerjaan yang dikepalai/dipimpin oleh dua orang
  2. seorang perempuan yang menduakan suami/pacarnya.

Tertanam di biji hampa
Artinya : Jika salah langkah dalam usaha, maka tujuan tidak akan tercapai.

Menengadah ke langit hijau
Artinya : Tidak ada harapan akan mendapat pertolongan

Sedangkan gajah yang besar dan berkaki empat lagi terkadang terserondong dan jatuh tersungkur ke bumi
Artinya : Setiap orang berkuasa ada kalanya akan kehilangan kebesarannya, oleh karena itu sebaiknya janganlah mengagung-agungkan kebesaran yang telah/sedang dimiliki.

Seperti kelekati masuk api, tiada tahu akan mati
Artinya : Perihal orang yang terlalu berambisi untuk mencapai tujuan, sehingga akhirnya justru rugi dan tujuan tidak tercapai.

Tampak benar lurah tak berbatu, ijuk tak bersagar
Artinya : Orang miskin yang sering mendapatkan penghinaan dari orang lain.

Zaman beralih musim bertukar
Artinya : Segala sesuatu hendaknya disesuaikan dengan keadaan zaman

Awak rendah sangkutan tinggi
Artinya : Lebih besar pengeluaran dibandingkan pendapatan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Anjing Menyalak Bukit, Takkan Runtuh”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *