Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Apa Guna Bunga Ditanam, Jika Tidak Diberi Kumbang Menyerinya

Arti Peribahasa Apa Guna Bunga Ditanam, Jika Tidak Diberi Kumbang Menyerinya

Arti Peribahasa Apa Guna Bunga Ditanam, Jika Tidak Diberi Kumbang Menyerinya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Apa Guna Bunga Ditanam, Jika Tidak Diberi Kumbang Menyerinya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Apa guna bunga ditanam, jika tidak diberi kumbang menyerinya

Apa guna anak perempuan, jika tidak diperbolehkan bersuami.

Kesimpulan

Arti peribahasa apa guna bunga ditanam, jika tidak diberi kumbang menyerinya adalah apa guna anak perempuan, jika tidak diperbolehkan bersuami.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa apa guna bunga ditanam, jika tidak diberi kumbang menyerinya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Dilihat pulut, ditanak berderai
Artinya : Apa yang kelihatan di luar (pada lahirnya) berlainan dengan keadaan sebenarnya (seperti kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)

Bagai lobak di pemerunan, bagai kacang tengah dua bulan
Artinya : Anak-anak yang tubuhnya subur, cepat tumbuh besar dan tinggi. (pemerunan = tempat membakar sampah)

Sehari selembar benang, lama-lama jadi sehelai kain
Artinya : Hal perbuatan orang yang sabar dan tidak lekas putus asa, sedikit demi sedikit lama-lama berhasil juga

Iba akan kacang sebuah, tak jadi memengat
Artinya : Karena sayang akan barang yang sedikit, tidak jadi mengerjakan hal yang diinginkan dan menyenangkan hati

Besar bungkus tak berisi tong kosong nyaring bunyinya
Artinya : Orang yang besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada

Hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah
Artinya : Perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan

Tak kaya oleh emas pembawa, tak gadis oleh kain bersalang
Artinya : Dalam mencapai kejayaan jangan sepenuhnya bergantung kepada orang lain, hendaknya berikhtiar sendiri.

Umur setahun jagung darah setampuk pinang
Artinya :

  1. Masih sangat muda
  2. Belum berpengalaman

Leka senantiasa di lipatan sanggul, fikiran singkat akal pun tumpul
Artinya : Tergila-gila dengan seorang perempuan sehingga lupa untuk makan dan minum. (leka = asyik, lalai)

Bagai duri dalam daging
Artinya :

  1. Sesuatu yang selalu menyakitkan hati atau mengganggu pikiran
  2. Selalu terasa tidak menyenangkan hati

Di luar merah di dalam pahit
Artinya : Kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Besar senggulung daripada beban, besar pasak daripada tiang
Artinya : Besar belanja daripada pendapatan

Kaki tertarung, inai padahannya mulut terdorong, emas padahannya
Artinya : Harus berani menanggung akibat perbuatan atau janji sendiri

Dialas bagai memengat
Artinya : Kalau berkata hendaknya jangan asal berkata saja

Ada pasang surutnya
Artinya : Untung dan rugi tidaklah tetap.

Seperti siang dengan malam
Artinya : Jauh (banyak) bedanya

Duduk dengan sukatan
Artinya : Orang kaya.

Korek lubang ulat
Artinya : Sengaja mencari perselisihan.

Tertumbuk biduk dikelokkan, tertumbuk kata dipikiri
Artinya :

  1. Jangan putus asa
  2. Kalau mendapat kesukaran dan sebagainya hendaklah selalu berikhtiar untuk menghindari atau mengatasinya

Elok arak di hari panas
Artinya : Orang yang bersuka-cita karena maksud/tujuannya telah tercapai.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Apa Guna Bunga Ditanam, Jika Tidak Diberi Kumbang Menyerinya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *