Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Apa Tampangnya, Itulah Tumbuhnya

Arti Peribahasa Apa Tampangnya, Itulah Tumbuhnya

Arti Peribahasa Apa Tampangnya, Itulah Tumbuhnya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Apa Tampangnya, Itulah Tumbuhnya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Apa tampangnya, itulah tumbuhnya

Hasil setiap pekerjaan setara dengan usaha yang dilakukan.

Kesimpulan

Arti peribahasa apa tampangnya, itulah tumbuhnya adalah hasil setiap pekerjaan setara dengan usaha yang dilakukan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa apa tampangnya, itulah tumbuhnya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
Artinya : Menuntut ilmu secara tidak sempurna/tidak sungguh-sungguh tidak akan mendatangkan faedah/manfaat.

Salah gelok hulu malang, pandai berrtenggang hulu baik
Artinya : Akan celaka diri sendiri jika kurang berhati-hati dalam menjalankan kewajiban.

Bagai menggenggam bara, terasa hangat dilepaskan
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan setelah mendapatkan kesukaran, pekerjaan itu ditinggalkan

Selisih berujung kerja berjunjung
Artinya : Setiap pekerjaan besar selalu ada orang yang bertanggung jawab.

Lain bengkak, lain bernanah
Artinya : Seseorang yang bersalah, orang lain yang menanggung atau menderita akibatnya

Adat dipakai baru, pusaka dipakai usang
Artinya : Ilmu akan berguna selama-lamanya, sedangkan harta duniawi akan musnah dimakan waktu.

Bagai tagar di Pulau Sembilan
Artinya : Terlalu sombong. (tagar = gemuruh/guntur)

Datang tidak berjemput, pulang tidak berantar
Artinya : Tidak diperlakukan sebagaimana mestinya (tentang tamu)

Seperti talam dua muka
Artinya :

  1. Bermuka dua
  2. mendua.

Dicari cempedak di bawah kerambil
Artinya : Mencari sesuatu tetapi tidak pada tempatnya. (kerambil = kelapa)

Turut rasa binasa, turut hati mati
Artinya : Berpikir dan bertindaklah secara bijaksana, jangan hanya menuruti hawa nafsu.

Rentak sedegam, langkah sepijak
Artinya :

  1. Seia sekata
  2. Mufakat

Harapkan guruh di langit, air tempayan ditumpahkan
Artinya : Karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar namun belum tentu diperoleh, keuntungan yang kecil tetapi sudah pasti (sudah dalam genggaman) pun dilepaskan. (guruh= guntur)

Hulu mujur pandai bertenggang bertengkar, hulu baik pandai memakai
Artinya : Pandai hidup dan pandai bergaul

Tepuk dada tanya selera
Artinya : Pertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan suatu pekerjaan.

Seperti santan dengan tengguli
Artinya :

  1. Cocok benar
  2. Kena benar

Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Artinya : Selama hidup orang harus taat pada adat kebiasaan dalam masyarakat

Bagai inai dengan kuku
Artinya : Tidak pernah bercerai

Jelatang di hulu air
Artinya : Sesuatu yang selalu menyusahkan

Sudah dikecek, dikecong pula
Artinya : Dua kali tertipu

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Apa Tampangnya, Itulah Tumbuhnya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *