Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Apabila Tumbuh-nyiur Itu Patah, Tumbuh-nyiur Juga Akan Gantinya

Arti Peribahasa Apabila Tumbuh-nyiur Itu Patah, Tumbuh-nyiur Juga Akan Gantinya

Arti Peribahasa Apabila Tumbuh-nyiur Itu Patah, Tumbuh-nyiur Juga Akan Gantinya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Apabila Tumbuh-nyiur Itu Patah, Tumbuh-nyiur Juga Akan Gantinya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Apabila tumbuh-nyiur itu patah, tumbuh-nyiur juga akan gantinya

Pengganti dari sesuatu yang hilang haruslah yang sama pula.

Kesimpulan

Arti peribahasa apabila tumbuh-nyiur itu patah, tumbuh-nyiur juga akan gantinya adalah pengganti dari sesuatu yang hilang haruslah yang sama pula.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa apabila tumbuh-nyiur itu patah, tumbuh-nyiur juga akan gantinya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Tidak berluluk mengambil cekarau
Artinya : Mendapat untung tidak dengan bersusah payah

Laksana golok kayu, ditetakkan tak makan, dijual tak laku
Artinya : Pengetahuan yang tidak sempurna, sehingga tidak mendatangkan faedah sedikit pun.

Ingat-ingat yang di atas, yang di bawah akan menimpa
Artinya : Orang yang sedang berkuasa/memimpin hendaklah berhati-hati menjalankan kewajibannya, jangan sampai menyusahkan orang-orang kecil/rakyat jelata yang sewaktu-waktu mungkin akan menentang balik karena perilaku pemimpinnya yang tidak baik.

Mati-mati minyak biar licin
Artinya : Setiap pekerjaan janganlah kepalang, jangan diusahakan separuh jalan, tetapi dikerjakan sampai selesai

Kayu besar di tengah padang, tempat bernaung kepanasan, tempat berlindung kehujanan, uratnya tempat bersila, batangnya tempat bersandar
Artinya : Pemimpin yang menjadi tempat bagi rakyat untuk mengadukan nasibnya.

Umpan habis, ikan tak kena
Artinya : Usaha yang tidak mendatangkan hasil sedikit juga, bahkan merugi

Direbus tak empuk
Artinya : Sangat sulit untuk dikalahkan.

Tak ada laut yang tak berombak
Artinya : Setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya

Seperti ketiak ular, panjang lanjut tidak putus-putusnya
Artinya : Tidak berketentuan (baik buruknya)

Miang tergeser kena miang, terlanggar kena rabasnya
Artinya : Dikatakan kepada orang yang berkuasa, tidak dapat orang (rakyat) bersalah sedikit pun kepadanya

Sekebat bagai sirih
Artinya : Sepakat dalam perkumpulan (rapat)

Seiring bertukar jalan, seia bertukar sebut
Artinya : Kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya

Tahu di dalam lubuk
Artinya : Tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Berleleran bagai getah di lalang
Artinya : Tidak keruan (tentang percakapan atau pembicaraan)

Untuk tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak
Artinya : Malapetaka/kesulitan tidak dapat dihindari dan keuntungan tidak dapat dicari.

Seperti anai-anai makan kayu
Artinya : Mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat tekun.

Harap ke mulut besar cakap, kerja suatu tak boleh cekap
Artinya : Banyak bicara tetapi tidak bisa membuktikan ucapannya.

Yang dimakan rasa, yang dilihat rupa, yang didengar bunyi
Artinya : Segala pekerjaan itu hendaklah dikerjakan sebaik mungkin.

Cepat kaki ringan tangan
Artinya : Suka menolong

Mati kuang karena bunyi
Artinya : Mendapat bencana karena kesombongan (perbuatan) sendiri

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Apabila Tumbuh-nyiur Itu Patah, Tumbuh-nyiur Juga Akan Gantinya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *