Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Apakah Gunanya Kemenyan Disimpan Sebesar Tungku, Kalau Tidak Dibakar

Arti Peribahasa Apakah Gunanya Kemenyan Disimpan Sebesar Tungku, Kalau Tidak Dibakar

Arti Peribahasa Apakah Gunanya Kemenyan Disimpan Sebesar Tungku, Kalau Tidak Dibakar

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Apakah Gunanya Kemenyan Disimpan Sebesar Tungku, Kalau Tidak Dibakar

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Apakah gunanya kemenyan disimpan sebesar tungku, kalau tidak dibakar

Kepandaian hendaklah diamalkan dan diajarkan kepada orang lain, karena kalau hanya disimpan ia akan hilang begitu saja.

Kesimpulan

Arti peribahasa apakah gunanya kemenyan disimpan sebesar tungku, kalau tidak dibakar adalah kepandaian hendaklah diamalkan dan diajarkan kepada orang lain, karena kalau hanya disimpan ia akan hilang begitu saja.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa apakah gunanya kemenyan disimpan sebesar tungku, kalau tidak dibakar, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bersutan di mata beraja di hati
Artinya : Orang yang suka berbuat sesuka hati dan sewenang-wenang

Memerah santan di kuku
Artinya : Mencari keuntungan dengan jalan yang sukar sekali

Duduk sehamparan, tegak sepematang
Artinya : Dua orang yang sama derajatnya di dalam adat.

Bagai melihat asam
Artinya : Ingin sekali

Memasang pelita tengah hari
Artinya : Menerangkan apa-apa yang sudah tidak perlu diterangkan lagi

Akik disangka batu
Artinya : Sesuatu yang bersifat menghina.

Belayar mengadang pulau
Artinya : Segala perbuatan atau pekerjaan yang akan dilakukan haruslah ada tujuannya. (mengadang = menentang, menuju)

Bagai bunyi siamang kenyang
Artinya : Banyak bicara karena mendapat kesenangan

Seperti cacing kepanasan
Artinya : Tidak tenang, selalu gelisah (karena susah, malu)

Nampak gabak di hulu
Artinya : Tanda-tanda yang menunjukkan akan terjadi sesuatu hal.

Kerbau menanduk anak
Artinya :

  1. Hanya pura-pura saja
  2. Tidak dengan sungguh-sungguh

Anjur surut bak bertanam
Artinya : Tipu muslihat dalam melakukan suatu pekerjaan.

Akal akar berpulas tak patah
Artinya : Orang yang pandai, takkan mudah kalah dalam perdebatan.

Tidur diatas miang
Artinya :

  1. Tidak tenang
  2. gelisah.

Jangan menumbuk di periuk, bertanak di lesung
Artinya : Janganlah melakukan suatu pekerjaan yang menyalahi kebiasaan.

Tebu masuk di mulut gajah
Artinya : Binasa sama sekali (sudah tidak tertolong lagi)

Manis udang, maka ketam direbus tak merah?
Artinya : Menipu dengan mengubah kelakuan atau rupanya.

Ditatang di anak lidah
Artinya : Sangat mengasihi/menyayangi anak-anak dan isterinya.

Semalam di bawah nyiur pinang orang, kala di turut
Artinya : Harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

Tertumbuk biduk dikelokkan, tertumbuk kata dipikiri
Artinya :

  1. Jangan putus asa
  2. Kalau mendapat kesukaran dan sebagainya hendaklah selalu berikhtiar untuk menghindari atau mengatasinya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Apakah Gunanya Kemenyan Disimpan Sebesar Tungku, Kalau Tidak Dibakar”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *