Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Apalah Daya Ajal Telah Menjemput

Arti Peribahasa Apalah Daya Ajal Telah Menjemput

Arti Peribahasa Apalah Daya Ajal Telah Menjemput

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Apalah Daya Ajal Telah Menjemput

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Apalah daya ajal telah menjemput

Hal yang tak bisa dipungkiri karena takdir.

Kesimpulan

Arti peribahasa apalah daya ajal telah menjemput adalah hal yang tak bisa dipungkiri karena takdir.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa apalah daya ajal telah menjemput, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Tertimbun dikais, terbenam di selam
Artinya : Sesuatu yang tersembunyi dan diteliti dengan seksama.

Tepuk dada tanya selera
Artinya : Pertimbangkan segala sesuatu sebelum melakukan suatu pekerjaan.

Di rumah sendiri dapur tak berabu, ke rumah teman pergi berpasak seribu
Artinya : Suka bertandang/bertamu dan makan di rumah orang lain.

Hulu mujur pandai bertenggang bertengkar, hulu baik pandai memakai
Artinya : Pandai hidup dan pandai bergaul

Genta saja yang berbunyi, kuda sudah dek gerindin
Artinya : Orang yang berpakaian bagus dan bergaya congkak, tetapi uangnya sudah tidak ada lagi.

Laksana buah bemban, masak jatuh ke lumpur
Artinya : Menghilangkan diri.

Ikan dalam keroncong
Artinya : Sudah tidak bisa ditolong lagi. (keroncong = bilik-bilik bubu bagian dalam)

Menangis daun bangun-bangun hendak sama dengan hilir air
Artinya : Perbuatan yang sia-sia hendak menyamai orang lain yang melebihi dirinya

Daripada hidup bergelumang tahi, lebih baik mati bertimbun bunga
Artinya : Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat. (bergelumang = berlumur)

Sama naik bagai gelombang, sama turrun bak kapencong
Artinya : Dua hal atau kejadian yang sama keadaannya.

Untung sepanjang jalan, malang sepanjang mata
Artinya : Sangat sulit untuk meraih keuntungan, tetapi sangat mudah untuk mendapatkan kesulitan/kecelakaan.

Ilmu padi, makin berisi makin runduk
Artinya : Makin banyak pengetahuan makin rendah hati

Tidak dibawa orang makan sejambar
Artinya : Orang yang dikucilkan karena keadaan atau perbuatannya.

Takutkan tuma, dibuangkan kain
Artinya : Sayang akan sesuatu yang berharga, tetapi dapat kerugian besar

Sepenggalah matahari naik
Artinya : Alamat waktu, kira-kira pukul 08.00 atau 09.00

Bagai si bisu berasian bermimpi, terasa ada terkatakan tidak
Artinya : Tidak dapat mengatakan meskipun tahu (mengerti)

Sejak dunia terkembang,
Artinya :

  1. Mulai zaman dulu
  2. Sudah lama sekali

Seperti kedangkan dengan caping
Artinya : Orang-orang yang akrab dan suka tolong-menolong

Bagai kucing lepas senja
Artinya : Sukar dicari

Bagai ikan kena tuba
Artinya : Banyak orang sakit atau mati dl sebuah kampung (negeri)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Apalah Daya Ajal Telah Menjemput”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *