Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Awan Mengandung Hujan

Arti Peribahasa Awan Mengandung Hujan

Arti Peribahasa Awan Mengandung Hujan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Awan Mengandung Hujan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Awan mengandung hujan

Memprediksi hal yang belum pasti akan terjadi.

Kesimpulan

Arti peribahasa awan mengandung hujan adalah memprediksi hal yang belum pasti akan terjadi.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa awan mengandung hujan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jauh panggang dari api
Artinya :

  1. Tindakan yang tidak sesuai dengan maksudnya
  2. Tawaran yang jauh di bawah harga
  3. Tidak kena
  4. Tidak benar (tentang jawaban, sindiran)
  5. Banyak bedanya

Karena sabut tebal, tempurungnya pun menjadi kebal
Artinya : Orang yang banyak memiliki kerabat dan sahabat pasti selamatlah hidupnya.

Langit berkelikir, bumi bertemberang, salah-salah fikir menjadi hamba orang
Artinya : Pemikiran yang menuruti hawa nafsu pada akhirnya hanya akan menjerumuskan kita pada kesengsaraan.

Sampah itu di tepi juga
Artinya : Orang yang hina biasanya tidak diindahkan orang

Kerbau turun berendam ki
Artinya : Waktu pukul lima petang

Kijang jika ditambat dengan rantai emas sekalipun, bila terlepas ke hutan juga larinya
Artinya : Orang dagang/rantauan, biar bagaimanapun senangnya di negeri asing, pasti akan teringat juga untuk kembali/pulang negeri asalnya.

Berkelahi dalam mimpi
Artinya : Berlelah-lelah dengan sia-sia

Tercacak bagai lembing tergadai
Artinya : Sangat terkesima/tertegun.

Menjilat air liur
Artinya :

  1. Berbalik memuji sesuatu yang sebelumnya telah dicela
  2. Menarik kembali ucapan (janji dan sebagainya) yang pernah dikatakan

Berdengking si tua memekik, mustahil akan menggigit jema
Artinya : Orang yang terlalu marah sambil berteriak-teriak biasanya tidak sampai menggunakan tangan untuk memukul. (si tua = harimau) (jema = orang)

Semalam di bawah nyiur pinang orang, kata di turut
Artinya : Seseorang yang hampir bisa untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan yang baru.

Belum bergigi hendak mengunyah menggigit
Artinya : Hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya

Laksana pohon kayu tiada berbuah
Artinya : Ilmu yang tidak diamalkan.

Setiap tunas akan tumbuh ke atas dan akar akan tumbuh ke bawah
Artinya :

  1. Sudah menjadi hukum alam
  2. sesuatu yang sudah wajar.

Cermat masa banyak, jimat masa sedikit
Artinya : Selalu berhati-hati dalam membelanjakan/menggunakan sesuatu.

Mencari belalang atas akar
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia

Laut datang memunggah mutiara
Artinya : Orang pandai/bijaksana yang datang mengajarkan ilmu yang berguna kepada kita.

Daunnya jatuh melayang, buahnya jatuh ke pangkal juga
Artinya :

  1. Orang yang tidak berbudi pekerti walaupun banyak pengetahuannya sekalipun, akan ketahuan juga asal-usulnya
  2. yang berguna tetap tinggal, tetapi yang tidak berguna dibuang.

Mempertinggi semangat anjing
Artinya : Memperbaiki nama orang jahat (tentu sia-sia)

Seperti Belanda kesiangan
Artinya : Orang yang meniru-niru sikap Belanda (pada zaman penjajahan)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Awan Mengandung Hujan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *