Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ayam Seekor Bertambang Dua

Arti Peribahasa Ayam Seekor Bertambang Dua

Arti Peribahasa Ayam Seekor Bertambang Dua

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ayam Seekor Bertambang Dua

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ayam seekor bertambang dua

Seorang gadis yang diidam-idamkan oleh dua orang bujang.

Kesimpulan

Arti peribahasa ayam seekor bertambang dua adalah seorang gadis yang diidam-idamkan oleh dua orang bujang.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ayam seekor bertambang dua, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Layang-layang putus talinya
Artinya : Seseorang yang sudah putus harapan, sudah tidak berdaya lagi, hanya terserah kepada nasib

Dua badan senyawa
Artinya : Sangat karib/akrab.

Seperti pinggan putih retak sedikit kelihatan
Artinya : Berhati-hatilah dalam menjaga kehormatan diri, karena bila mendapat cela sedikit saja akan terlihat.

Hendak ucok dilawan damai, hendak perang giling peluru
Artinya : Bersedia menghadapi segala kemungkinan. (ucok = berunding mencari jalan damai)

Menjilat air liur
Artinya :

  1. Berbalik memuji sesuatu yang sebelumnya telah dicela
  2. Menarik kembali ucapan (janji dan sebagainya) yang pernah dikatakan

Tangan menetak mencencang bahu memikul
Artinya : Harus berani menanggung kesalahan yang telah diperbuat

Bagai itik pulang petang
Artinya : Sangat lambat (jalannya)

Banyak habis, sedikit sedang
Artinya : Perihal membelanjakan uang.

Lurus-lurus ekor anjing, walau bagaimanapun ada juga bengkoknya
Artinya : Orang yang sudah terbiasa berbuat jahat, sekali-sekali pasti akan teringat untuk mengulangi perbuatan jahatnya.

Bagai jempuk kesiangan hari
Artinya :

  1. Kebingungan
  2. termenung.

Longgar sendat, lapang bertukul
Artinya : Berpura-pura menerima suatu kebenaran, padahal tidak sedikit pun hal itu diingatnya/diterimanya.

Rindu jadi batasnya maka manis tak jadi cuka
Artinya : Jangan terlalu mesra bergaul dengan seseorang sebab pergaulan seperti itu kerap kali menimbulkan dendam kesumat

Tiada umpat yang membunuh, tiada sanjung yang mengenyang
Artinya : Janganlah lekas marah bila dicaci maki dan janganlah terlalu senang bila dipuji.

Gajah lalu kumpai layu
Artinya : Orang kecil/rendahan yang hendak meniru tingkah laku orang besar/mampu yang akhirnya membawa dirinya dalam kekalahan/kesulitan. (kumpai = sejenis rumput layu)

Tahan jerat di tempat genting
Artinya : Suatu perkara yang sangat besar.

Jadi alas cakap
Artinya : Sebagai imbalan jasa yang telah dibuat

Sepantun elang dengan ayam, lambat laun disambar jua
Artinya : Laki-laki dan perempuan hendaknya tidak bergaul secara bebas, karena pada akhirnya pasti akan menimbulkan suatu permasalahan.

Lain padang lain belalang
Artinya : Tiap-tiap negeri berlainan aturan dan adatnya

Jauh di mata, dekat di hati
Artinya : Bertempat tinggal tidak berdekatan, tetapi jiwa (hati) selalu merasa dekat

Sudah keluar kering keringatnya
Artinya : Sangat parah penyakitnya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ayam Seekor Bertambang Dua”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *