Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagai Anjing Beranak Enam

Arti Peribahasa Bagai Anjing Beranak Enam

Arti Peribahasa Bagai Anjing Beranak Enam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagai Anjing Beranak Enam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagai anjing beranak enam

Orang yang sangat dibenci oleh masyarakat.

Kesimpulan

Arti peribahasa bagai anjing beranak enam adalah orang yang sangat dibenci oleh masyarakat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagai anjing beranak enam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kelik-kelik dalam baju
Artinya : Musuh dalam selimut

Menantikan ara tak bergetah
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terpenuhi

Kehendak kucinglah bertemu dengan panggang
Artinya : Orang yang bertemu (melihat) sesuatu yang digemarinya.

Bagai melulus baju sempit, bagai terbuang kesisipan
Artinya : Merasa senang karena telah terlepas dari kesulitan. (kesisipan = kemasukan duri dalam daging)

Umpan habis, ikan tak kena
Artinya : Usaha yang tidak mendatangkan hasil sedikit juga, bahkan merugi

Bagai galah di tengah arus
Artinya :

  1. Menggigil keras
  2. selalu berkeluh-kesah.

Terkilan di hati, terkalang di mata
Artinya : Terasa (terbayang) dalam hati dan sulit dihilangkan

Cepat kaki ringan tangan
Artinya : Suka menolong

Bagai rupa orang terkena beragih
Artinya : Bermuka masam karena rugi dan sebagainya (dalam perdagangan)

Pagar makan padi
Artinya : Orang yang merusakkan barang yang diamanatkan kepadanya

Manis bagai gula Jawa
Artinya : Sesuai.

Jangan diperlelarkan timba ke perigi, kalau tak putus genting
Artinya : Janganlah dibiasakan berbuat jahat.

Gelegar buluh
Artinya : Besar cakap, tidak berisi

Diuji sama merah, ditahil sama berat
Artinya : Sudah sepadan/setara.

Laksana barang yang disadur
Artinya : Tidak tahan uji.

Seperti pinggan putih retak sedikit kelihatan
Artinya : Berhati-hatilah dalam menjaga kehormatan diri, karena bila mendapat cela sedikit saja akan terlihat.

Tebu masuk di mulut gajah
Artinya : Binasa sama sekali (sudah tidak tertolong lagi)

Bagai puyu di air jernih
Artinya : Senang hidupnya.

Orang berdendang di pentasnya, orang beraja di hatinya
Artinya : Menurutkan rasa (sesuka) hati masing-masing

Patah tongkat berjeremang patah sayap bertongkat paruh, patah tongkat bertelekan
Artinya : Terus berusaha (bekerja) dengan tidak putus asa

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagai Anjing Beranak Enam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *