Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagai Tagar Di Pulau Sembilan

Arti Peribahasa Bagai Tagar Di Pulau Sembilan

Arti Peribahasa Bagai Tagar Di Pulau Sembilan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagai Tagar Di Pulau Sembilan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagai tagar di Pulau Sembilan

Terlalu sombong. (tagar = gemuruh/guntur)

Kesimpulan

Arti peribahasa bagai tagar di pulau sembilan adalah terlalu sombong. (tagar = gemuruh/guntur)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagai tagar di pulau sembilan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Utang jiwa dibayar dengan jiwa
Artinya : Segala perbuatan pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal/sesuai dengan perbuatannya tersebut.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kelekatu Hendak Terbang Ke Langit

Mencari lantai terjungkat
Artinya : Mencari-cari kesalahan orang

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
Artinya : Sekali melakukan suatu pekerjaan, beberapa maksud tercapai

Belum berkilat sudah berkilau, bulan sangkap tiga puluh
Artinya : Perkara yang sudah terang/jelas. (sangkap = genap, cukup)

Suruh putih, hitam datang
Artinya :

  1. Penantian yang sia-sia
  2. harapan yang berbanding terbalik dengan kenyataan.

Mencari umbut dalam batu
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia

Lain di mulut, lain di hati
Artinya : Yang dikatakan berbeda dengan isi hatinya

Belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam
Artinya : Sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Telentang Sama Menadah Embun, Tertiarap Sama Memakan Pasir

Tak tahu ujung pangkalnya
Artinya : Tidak tahu-menahu mengenai sesuatu hal.

Ular bukan, ikan pun bukan
Artinya : Tidak dapat ditentukan baik buruknya.

Berlidah di lidah orang
Artinya : Hanya menurut perkataan orang saja

Ke mana condong, ke mana rebah
Artinya : Pekerjaan yang sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan

Besar bungkus tak berisi tong kosong nyaring bunyinya
Artinya : Orang yang besar cakap, tetapi kepandaiannya tidak ada

Tepuk berbalas, alang berjawat
Artinya : Perbuatan jahat dibalas dengan kejahatan, kebaikan dibalas dengan kebaikan

Seperti ular kena bedal palu, pukul
Artinya : Tidak tenang (karena marah dan sebagainya)

Bagai lukah, tak penuh air
Artinya : Selalu ingin makan, tidak pernah merasa kenyang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berani Malu, Takut Mati

Hari tidak siang saja
Artinya : Kesenangan tidak akan datang terus-menerus.

Sedencing bagai besi, seciap bagai ayam
Artinya : Mengerjakan sesuatu secara bersama-sama.

Seperti ikan dalam belat
Artinya : Tidak dapat melepaskan diri lagi (dari tangan musuh)

Adat periuk berkerak, adat lesung berdedak
Artinya : Jika seseorang ingin beroleh keuntungan dalam satu pekerjaan, hendaklah ia dapat menanggung kesusahan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagai Tagar Di Pulau Sembilan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *