Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagai Tuman Makan Anak

Arti Peribahasa Bagai Tuman Makan Anak

Arti Peribahasa Bagai Tuman Makan Anak

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagai Tuman Makan Anak

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagai tuman makan anak

Melakukan pekerjaan cabul, terutama terhadap orang yang seharusnya diberikan perlindungan. (tuman = sejenis ikan di sungai)

Kesimpulan

Arti peribahasa bagai tuman makan anak adalah melakukan pekerjaan cabul, terutama terhadap orang yang seharusnya diberikan perlindungan. (tuman = sejenis ikan di sungai)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagai tuman makan anak, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jangan diajar orang tua makan kerak
Artinya : Jangan mengajari orang yang sudah tahu.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Kena Kecipuk Orang Berbelut

Mulut bajan boleh ditutup, mulut manusia tidak
Artinya : Rahasia jangan terlalu lekas dipercayakan kepada orang karena mulut manusia tidak dapat ditutup

Amak berlela, amak berupa
Artinya : Banyak tabiat/perilaku, banyak sesuatu yang didapatkan/hasilnya. (amak = terlalu banyak)

Badan boleh dimiliki, hati tiada boleh dimiliki
Artinya : Sudah sehidup semati.

Biduk tiris menanti karam
Artinya : Sudah tidak tertolong lagi

Dilengah dimabuk beruk berayun
Artinya : Merasa senang (asyik) akan sesuatu yang tidak ada gunanya

Seberat-beratnya beban, laba jangan ditinggalkan
Artinya : Betapa pun beratnya suatu pekerjaan, janganlah ditinggalkan karena suatu saat pasti akan memberikan keuntungan yang besar.

Ikan lagi di laut, lada garam sudah di sengkalan
Artinya : Sudah bersiap-siap untuk mengecap/menikmati hasil yang belum diperoleh. (sengkalan = pengisar rempah-rempah)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Lubuk Jadi Pantai, Pantai Jadi Lubuk

Bagai anak sepat ketohoran
Artinya : Berbaring bermalas saja

Akar terjumbai tempat siamang berpegang, dahan mengajur tempat tupai menegun
Artinya : Dari keterangan, setiap orang dapat mengetahui salah atau benarnya perbuatan orang lain.

Mati rusa karena tanduknya
Artinya : Sesuatu yang menjadi kemegahan itu, kadang-kadang mencelakakan

Ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit
Artinya : Melakukan hal yang baik hendaklah maksimal agar tercapai tujuannya.

Bagai sepatung mandi
Artinya : Hanya sekejap mata.

Naik seperti kelip-kelip, turun seperti ribut
Artinya : Untuk memperoleh kejayaan/kekayaan lambat/sangat susah, tetapi untuk jatuh cepat/mudah sekali.

Tak sama getah daun dengan getah batang
Artinya : Watak dan tabiat masing-masing orang berbeda, walaupun berasal dari satu keluarga.

Sudah biasa makan kerak
Artinya : Sudah biasa mengalami kesukaran

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Orang Penghisap Candu, Dengan Candu Sampai Mati

Beroleh badar tertimbakan
Artinya : Mendapat keuntungan yang tidak di- sangka-sangka

Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan
Artinya : Suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya

Bagai bunyi cempedak jatuh
Artinya : Bunyi seperti barang berat jatuh

Bercekak henti, silat terkenang
Artinya : Buah pikiran yang sudah terlambat tidak ada gunanya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagai Tuman Makan Anak”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *