Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bagaimana Hari Takkan Hujan, Katak Betung Dalam Telaga Berteriak Selalu

Arti Peribahasa Bagaimana Hari Takkan Hujan, Katak Betung Dalam Telaga Berteriak Selalu

Arti Peribahasa Bagaimana Hari Takkan Hujan, Katak Betung Dalam Telaga Berteriak Selalu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bagaimana Hari Takkan Hujan, Katak Betung Dalam Telaga Berteriak Selalu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bagaimana hari takkan hujan, katak betung dalam telaga berteriak selalu

Pergi bertamu ke rumah orang lain secara tidak menentu, tentulah perbuatan itu bisa mendatangkan banyak prasangka.

Kesimpulan

Arti peribahasa bagaimana hari takkan hujan, katak betung dalam telaga berteriak selalu adalah pergi bertamu ke rumah orang lain secara tidak menentu, tentulah perbuatan itu bisa mendatangkan banyak prasangka.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bagaimana hari takkan hujan, katak betung dalam telaga berteriak selalu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Seperti Api Makan Lalang Kering, Tidak Dapat Dipadamkan

Hendak memadam api tengah menyala, disiramkan minyak pula ke atasnya
Artinya : Memperburuk keadaan terhadap orang yang sedang marah.

Secupak tak jadi segantang
Artinya : Sesuatu yang tetap dan tidak dapat diubah lagi

Menantikan kucing bertanduk
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang mustahil

Condong puar ke uratnya, condong manusia kepada bangsanya
Artinya : Masing-masing orang lebih suka kepada keluarganya sendiri dibandingkan dengan keluarga orang lain. (puar = tumbuhan hutan)

Seperti kodok ditimpa kemarau
Artinya : Berkeluh kesah tidak keruan

Ijuk tak bersagar, lurah tak berbatu
Artinya : Tidak memiliki saudara yang dihormati orang.

Tegak pada yang datang
Artinya :

  1. Tetap pendiriannya
  2. Tetap memegang keadilan (kebenaran)

Janda berhias
Artinya : Janda yang belum memiliki keturunan.

Memakan habis-habis, menyuruh hilang-hilang
Artinya : Jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dengan sebaik-baiknya

Selepas bedil berbunyi, mencebur ikan dalam laut, berkokok ayam dalam hutan
Artinya : Sepatah kata pun dapat menggemparkan orang-orang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Tambah air tambah sagu
Artinya : Jika tugas/pekerjaan kita bertambah, maka penghasilan pun akan bertambah.

Yang tak diarah dapat, yang diarah tak kena
Artinya : Keberuntungan manusia itu tergantung pada takdirnya, walau bagaimanapun orang memburu rezeki, jika belum diberikan oleh Tuhan maka tidak akan tercapai.

Masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh
Artinya : Membelanjakan uang lebih banyak daripada pendapatan

Keras ditakik, lunak disudu
Artinya : Segala perintah hendaklah diberikan dengan penuh kebijaksanaan

Ayam beroga kalau diberi makan di pinggan emas sekalipun ke hutan juga perginya
Artinya : Betapa pun senangnya di negeri lain/asing, pasti teringat juga akan negeri asal. (ayam beroga = ayam hutan)

Harapkan kuning kuah kambeh, cangkuk terubuk ditinggalkan
Artinya : Karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar namun belum tentu diperoleh, keuntungan yang kecil tetapi sudah pasti (sudah dalam genggaman) pun dilepaskan. (kambeh = peria) (cangkuk = pekasam)

Yang tinggi tampak jauh, yang dekat jolong bersua
Artinya : Dalam suatu usaha/pekerjaan, pemimpinlah yang bertanggung jawab dan dia pulalah yang akan dipuji ataupun dicela.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Ada Biduk Serempu Pula

Adat tua menahan ragam
Artinya : Sebagai orang tua harus mampu menahan derita dari bermacam-macam godaan yang tak menyenangkan hati karena perbuatan keturunannya.

Buruk muka cermin dibelah
Artinya :

  1. Menyalahkan orang atau hal lain meskipun sebenarnya dia sendiri yang salah, bodoh, dan sebagainya
  2. Karena aibnya (kesalahannya) orang lain dipersalahkan
  3. Karena kesalahan (kebodohan) sendiri, orang lain dipersalahkan

Menjunjung sangkak ayam
Artinya : Mendapat malu besar

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bagaimana Hari Takkan Hujan, Katak Betung Dalam Telaga Berteriak Selalu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *