Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Bandar Terbuka Dagangan Murah, Badan Sudah Tua

Arti Peribahasa Bandar Terbuka Dagangan Murah, Badan Sudah Tua

Arti Peribahasa Bandar Terbuka Dagangan Murah, Badan Sudah Tua

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Bandar Terbuka Dagangan Murah, Badan Sudah Tua

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Bandar terbuka dagangan murah, badan sudah tua

Sudah terlambat.

Kesimpulan

Arti peribahasa bandar terbuka dagangan murah, badan sudah tua adalah sudah terlambat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa bandar terbuka dagangan murah, badan sudah tua, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Dibalik-balik bagai memanggang
Artinya : Dipikirkan secara masak/matang.

Tidak ada lalat langau
Artinya : Tidak ada orang satu pun.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sepantun Elang Dengan Ayam, Lambat Laun Disambar Jua

Yang tegak disokong, yang lemah ditopang
Artinya : Orang yang kaya dimuliakan/dihormati, sedangkan orang yang miskin dibantu/ditolong.

Ke mana tumpah kuah, kalau tidak ke nasi
Artinya : Segala sesuatu itu akan kembali ke asalnya, meskipun hanya sedikit.

Macam kera kelaparan
Artinya : Selalu komat-kamit.

Searah bertukar jalan
Artinya : Sama maksudnya, tetapi berlainan cara mencapainya

Berebut temiang hanyut, tangan luka temiang tak dapat
Artinya : Dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Sarap sehelai dituilkan, batu sebuah digulingkan
Artinya : Sangat teliti (dalam pemeriksaan)

Tanah tumpah darahku
Artinya : Tempat kelahiran.

Kuda tua diperkerjakan tak boleh, nak dibunuh sayang
Artinya :

  1. Menghadapi suatu permasalahan yang sangat sulit
  2. berada dalam keadaan yang serba salah.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Keris Tersisip Di Dinding, Pedang Tajam Dalam Sarungnya

Esa hilang dua terbilang
Artinya :

  1. Mati atau hidup dengan kemuliaan, tidak ada pilihan lain
  2. Apabila seorang pemimpin mati, segera akan tampil beberapa orang penggantinya

Bagai belacan dikerat dua, yang pergi busuk, yang tinggal anyir
Artinya : Perkara yang mendatangkan aib pada kedua belah pihak.

Hendak seribu daya, tak hendak seribu upaya
Artinya : Setiap ada kemauan/niat, pasti ada jalan.

Mana sungai yang tiada berhulu?
Artinya : Tidak ada kaum atau puak/golongan yang tidak ada asal keturunannya.

Anak semata wayang
Artinya : Satu-satunya harta yang dimiliki.

Tohok tunggang ke baruh
Artinya : Mudah mencelakakan orang yang di bawah perintahnya.

Kepala yu, ekor babi
Artinya :

  1. Suka berpura-pura
  2. bermuka dua.

Tidak ada kusut yang tak selesai
Artinya : Tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Delapan Tapak Bayang-Bayang

Gajah mati dicatuk katak
Artinya :

  1. Orang berkuasa yang dikalahkan oleh orang kecil/rendahan
  2. perempuan bangsawan yang diperisteri oleh orang kebanyakan/rakyat biasa.

Mata memandang apa hendak sakit, bahu memikul timpa perasaan seberapa berat mata menentang, berat jua bahu memikul
Artinya : Berapa jua susah orang melihat suatu penderitaan yang ditanggung oleh orang lain, terlebih susah jua orang yang menanggungnya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Bandar Terbuka Dagangan Murah, Badan Sudah Tua”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *