Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Belayar Ke Pulau Kapuk

Arti Peribahasa Belayar Ke Pulau Kapuk

Arti Peribahasa Belayar Ke Pulau Kapuk

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Belayar Ke Pulau Kapuk

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Belayar ke pulau kapuk

Tidur.

Kesimpulan

Arti peribahasa belayar ke pulau kapuk adalah tidur.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa belayar ke pulau kapuk, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Seperti beranak besar hidung
Artinya : Perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya

Seorang dicecak, semuanya merasa pedih
Artinya : Jika salah satu anggota keluarga disakiti, dihina, dsb, maka sanak keluarganya juga akan merasa sakit hati.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ikut Hati Mati, Ikut Rasa Binasa, Ikut Mata Leta

Kalau ibu kaya anak jadi puteri, kalau anak kaya ibu jadi budak
Artinya : Perbedaan antara kasih sayang ibu dengan kasih sayang anak.

Umpama dawai
Artinya : Pekerjaan yang dilakukan dengan kurang teliti.

Lautan yang dalam sudah diselam rata, buyung di dapur tak tahu apa isinya
Artinya : Negeri asing/rantauan yang sudah benar-benar diketahui seluk-beluknya, sedangkan negeri sendiri tidak diketahui keadaannya.

Bagai beruk kena ipuh
Artinya : Menggeliat-geliat karena kesakitan dan sebagainya

Jangan bersandar di punggur
Artinya : Tidak ada faedahnya mencari perlindungan pada orang yang sudah tidak berkuasa.

Takutkan tuma, dibuang kain
Artinya : Takut akan sesuatu hal yang kecil, lalu membuang keuntungan besar yang mungkin diperoleh.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Cakap Berlauk-Lauk, Makan Dengan Sambal Lada

Hilang kemarau setahun oleh hujan sehari
Artinya : Kebaikan yang hilang karena kejahatan walaupun hanya sedikit.

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tiada gunanya
Artinya : Hendaklah berpikir secara matang sebelum membuat suatu keputusan.

Berbaur pangkal perceraian
Artinya : Terlalu karib/akrab dapat mempermudah timbulnya perselisihan.

Hendak bersunting bunga yang belum diseri kumbang
Artinya : Hendak memperisteri anak gadis/perawan.

Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari
Artinya : Menceraikan istri tua dan mencari istri muda

Dihujani kering, dijemur basah
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan yang hanya menyusahkan orang lain.

Gelang di tangan orang yang hendak dirampas tidak dapat, cincin di jari sendiri terlucut hilang
Artinya : Orang yang dengki dan tamak suatu saat akan mendapatkan kerugian/kesulitan.

Telunjuk mencolok mata
Artinya : Orang kepercayaan yang merusak sesuatu yang dipercayakan padanya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kudis Menjadi Tokak

Laksana burung diam dalam sangkar
Artinya : Orang yang hidupnya terikat dengan sesuatu.

Telur di ujung tanduk
Artinya :

  1. Keadaan yang amat sulit
  2. Dalam keadaan yang sangat sulit (berbahaya)

Tak ada terlawan jika buaya menyelam air
Artinya : Sebaiknya janganlah mencoba untuk menyaingi orang besar/kaya.

Menjunjung bersenggulung mencencang berlandasan
Artinya : Jika ingin melakukan suatu pekerjaan, sediakanlah lebih dahulu alat-alatnya dengan lengkap

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Belayar Ke Pulau Kapuk”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *