Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Belum Berkilat Sudah Berkilau, Bulan Sangkap Tiga Puluh

Arti Peribahasa Belum Berkilat Sudah Berkilau, Bulan Sangkap Tiga Puluh

Arti Peribahasa Belum Berkilat Sudah Berkilau, Bulan Sangkap Tiga Puluh

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Belum Berkilat Sudah Berkilau, Bulan Sangkap Tiga Puluh

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Belum berkilat sudah berkilau, bulan sangkap tiga puluh

Perkara yang sudah terang/jelas. (sangkap = genap, cukup)

Kesimpulan

Arti peribahasa belum berkilat sudah berkilau, bulan sangkap tiga puluh adalah perkara yang sudah terang/jelas. (sangkap = genap, cukup)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa belum berkilat sudah berkilau, bulan sangkap tiga puluh, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Beremas kemas, berpadi menjadi
Artinya : Orang yang mampu (kaya dan berpengetahuan) segala maksudnya mudah tercapai.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Didih Menganak Sungai

Marahkan pijat kelambu dibakar, tidur terdedah
Artinya : Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.

Anak harimau menjadi anak kambing
Artinya : Orang yang lupa darimana ia berasal dan mulai sombong karena harta duniawi.

Rasa air ke air, rasa minyak ke minyak
Artinya : Mencari kaumnya atau bangsanya sendiri.

Lain biduk, lain di galang
Artinya : Jawaban yang bersalahan dengan pertanyaan (tidak menjawab barang apa yang ditanyakan)

Semua berasnya
Artinya : Memperlihatkan semua hartanya (kepandaian dan sebagainya)

Padi masak, jagung mengupih
Artinya : Keuntungan yang diperoleh dengan berlipat ganda

Bayang-bayang disangka tubuh
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang belum pasti

Berjalan jauh banyak dilihat
Artinya : Orang yang memiliki banyak pengalaman karena bepergian kemana-mana.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Burung Terbang Dipipiskan Lada

Hitam gagak tiada siapa yang mencelupnya
Artinya : Orang yang berbuat jahat dengan kehendaknya sendiri.

Terlalu panggang hangus
Artinya : Setiap orang memiliki kekurangan, maka janganlah menyombongkan/membanggakan diri.

Pecah menanti sebab, retak menanti belah
Artinya : Sekadar menanti kesempatan untuk membalas dendam

Tiap gila tiap berkongkong, tiap mandi tiap bergosok
Artinya : Bila melakukan suatu pekerjaan, suatu saat pasti akan mendapatkan imbalannya.

Seperti gergaji dua mata
Artinya : Memperoleh keuntungan dari dua belah pihak

Makan upas berulam racun
Artinya : Orang yang dl kesusahan dan duka cita krn diliputi marabahaya yang besar

Kurang sisik, tinggal lidi di buku, selidik, tinggal kaji di guru
Artinya : Suatu tujuan/maksud tidak akan tercapai tanpa usaha (bersusah payah).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Terlampau Lurus Kurus, Terlampau Cerdik Terkedik

Menantikan ara tak bergetah
Artinya : Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terpenuhi

Ke hulu kena bubu, ke hilir kena tengkalak
Artinya : Tidak dapat terhindar dari bahaya

Minum serasa duri, makan serasa lilin, tidur tak lena, mandi tak basah
Artinya : Hal orang yang sangat bersusah hati sehingga segala sesuatunya tidak berasa enak

Ke sawah tidak berlubuk, ke ladang tidak berarang
Artinya :

  1. Mendapat untung dan sebagainya tidak dengan bersusah payah
  2. Tercapai maksudnya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Belum Berkilat Sudah Berkilau, Bulan Sangkap Tiga Puluh”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *