Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Benang Bercerai-berai Bukannya Kain, Dek Rapat Tetal Tenunan Kain, Jarum Pun Tidak Menelusnya

Arti Peribahasa Benang Bercerai-berai Bukannya Kain, Dek Rapat Tetal Tenunan Kain, Jarum Pun Tidak Menelusnya

Arti Peribahasa Benang Bercerai-berai Bukannya Kain, Dek Rapat Tetal Tenunan Kain, Jarum Pun Tidak Menelusnya

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Benang Bercerai-berai Bukannya Kain, Dek Rapat Tetal Tenunan Kain, Jarum Pun Tidak Menelusnya

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Benang bercerai-berai bukannya kain, dek rapat tetal tenunan kain, jarum pun tidak menelusnya

Ketangguhan dalam persatuan. (tetal = padat)

Kesimpulan

Arti peribahasa benang bercerai-berai bukannya kain, dek rapat tetal tenunan kain, jarum pun tidak menelusnya adalah ketangguhan dalam persatuan. (tetal = padat)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa benang bercerai-berai bukannya kain, dek rapat tetal tenunan kain, jarum pun tidak menelusnya, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Harta Orang Hendak Dikebas

Engkau belum mencapai pengayuh, aku telah sampai seberang
Artinya : Tujuan orang dapat diketahui hanya dengan melihat tingkah laku atau cara bicaranya.

Terkilat-kilat bagai katak disemburi
Artinya : Merasa sangat heran/tertegun hingga tidak bisa berbuat apa-apa.

Kalau tak takut akan mati, tak sedunia perang, kalau tak takut akan alah, tak sedunia sabung
Artinya : Berperang/berselisih merupakan pekerjaan yang amat berbahaya, tetapi digemari banyak orang.

Keris tersisip di dinding, pedang tajam dalam sarungnya
Artinya : Perbuatan yang pandir/bodoh.

Bagai mengangkut batu di bencah
Artinya : Menyuruh orang yang enggan melakukan pekerjaan. (bencah = paya)

Sedepa jalan ke muka, selangkah jalan kedepan
Artinya : Berusaha sesuai dengan kemampuan demi mencapai harapan.

Titian biasa lapuk, janji bisa mungkir
Artinya : Janji tidak selamanya bisa ditepati.

Lagi terang, lagi bersuluh
Artinya :

  1. Perbuatan yang pandir/bodoh
  2. mempertanyakan sesuatu yang sudah diketahui banyak orang
  3. menyia-nyiakan tenaga dan uang.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Kuman Menjadi Barah

Ubun-ubun masih bergerak sudah angkuh
Artinya : Orang yang belum berpengalaman, tetapi sudah sombong.

Bergantung tidak bertali
Artinya : Seorang wanita yang menjadi gundik (isteri tidak sah) atau yang telah ditinggalkan suaminya tetapi belum ditalak/belum resmi bercerai.

Menumbuk di periuk, bertanak di lesung
Artinya : Melakukan sesuatu yang menyalahi kebiasaan

Telinga rabit dipasang subang
Artinya :

  1. Tidak pada tempatnya
  2. Memuliakan orang yang tidak patut dimuliakan

Ayam berkokok hari siang
Artinya : Mendapatkan sesuatu yang telah lama diidam-idamkan.

Ibarat beban, belum lepas daripada bahu
Artinya : Belum lepas tanggungan (tentang orang tua dari anak lelaki atau anak perempuan).

Condong yang akan menimpa
Artinya : Perbuatan yang mendatangkan celaka

Seperti sengkalan tak sudah
Artinya : Buruk sekali (rupa dll)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kalau Pandai Mencencang Akar, Mati Lalu Ke Pucuknya

Ibarat pasir, sekali air dalam sekali berubah
Artinya : Rakyat jelata yang terpaksa menuruti perubahan setiap terjadi pergantian pemerintahan.

Kurang tambah-menambah, senteng bilai-membilai
Artinya : Saling tolong-menolong dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. (senteng = kurang cukup) (bilai = sambung)

Biar lambat laga, asal menang
Artinya : Biar lambat asal selamat

Sepedih-pedihnya mata memandang, pedih juga kulit merasai
Artinya : Betapa pun pedihnya orang yang melihat penderitaan orang lain, masih lebih pedih lagi orang yang mengalami penderitaan tersebut.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Benang Bercerai-berai Bukannya Kain, Dek Rapat Tetal Tenunan Kain, Jarum Pun Tidak Menelusnya”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *