Info Pendidikan Terbaru Peribahasa 1 Arti Peribahasa Datang Nampak Muka, Pergi Nampak Belakang

1 Arti Peribahasa Datang Nampak Muka, Pergi Nampak Belakang

Arti Peribahasa Datang Nampak Muka, Pergi Nampak Belakang

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Datang Nampak Muka, Pergi Nampak Belakang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Datang nampak muka, pergi nampak belakang

  1. Datang dengan baik-baik, pergi pun harus dengan baik juga
  2. datang dan pergi bertamu hendaklah memberitahu/bersalam.

Kesimpulan

Arti peribahasa datang nampak muka, pergi nampak belakang adalah datang dengan baik-baik, pergi pun harus dengan baik juga; datang dan pergi bertamu hendaklah memberitahu/bersalam.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa datang nampak muka, pergi nampak belakang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jauh Di Mata, Dekat Di Hati

Bagai berseru di padang pasir
Artinya : Seruan yang tidak diindahkan oleh orang lain.

Seekor kerbau berlumpur semuanya berlabur
Artinya : Seorang berbuat jahat, seluruh keluarganya beroleh nama yang buruk

Kerja sebarang hubah, kasih sebarang tempat
Artinya : Kerja apa pun disukai dan siapa pun dikasihi. (hubah = suka)

Anak sungai lagi berubah, inikan pula hati orang
Artinya : Pendirian yang tidak tetap.

Sehari selembar benang, setahun selembar kain
Artinya : Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik

Siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga
Artinya : Siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya

Undang-undang berbatu hitam
Artinya : Hukum yang baik dan adil.

Berbisik kedengaran, berimbau kelampauan
Artinya : Berjarak sangat dekat.

Berselimut kain cukin, ditutup kepala kaki terbuka, ditutup kaki kepala terdedah
Artinya : Serba tak cukup. (cukin = kain kecil penutup dada pada waktu makan)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Umpama Anjing Makan Muntahnya

Bagai langau mengerumuni bangkai
Artinya : Kerumunan orang ramai, namun senyap bunyinya.

Hilang dicari, terapung digenangi, terbenam diselami
Artinya :

  1. Memeriksa dengan teliti
  2. menolong seseorang yang sedang berada dalam kesulitan.

Empat gasal, lima genap, dikendur berdentang-dentang, ditegang berjela-jela
Artinya : Tutur kata orang yang bijaksana selalu memiliki maksud yang tersembunyi.

Kasihkan pinang sebatang daripada buluh serumpun
Artinya : Lebih sayang kepada orang lain daripada kerabat sendiri.

Tak berudang di balik batu, tak berorang di balik aku
Artinya : Sangat sombong.

Jika diturut hati yang geram, hilang takut timbul berani
Artinya : Sebacul-baculnya/penakut orang, apabila telah marah, ia akan menjadi berani.

Belanga kurang, periuk yang melebih-lebih
Artinya : Orang (bagian dari kelompok) yang tidak ikut berusaha (sebaliknya orang lain yang bersusah payah).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Inai Tertepung Kuku Tanggal

Bagai haruan di dalam tuar
Artinya : Tidak tetap keadaannya karena sakit atau susah

Sebab tiada tahu menari dikatakan tanah lembab
Artinya : Mengatakan alatnya rusak, padahal karena ia tidak mampu mengerjakannya.

Seperti kerbau dicocok hidung
Artinya :

  1. Menurut saja
  2. Selalu menurut saja karena kebodohannya

Jung pecah yu yang kenyang
Artinya : Jika negeri tidak berpemerintahan atau terjadi huru-hara, orang-orang jahatlah yang akan beruntung

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Datang Nampak Muka, Pergi Nampak Belakang”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *