Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin

Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin

Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin

Keputusan yang sangat adil.

Kesimpulan

Arti peribahasa datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin adalah keputusan yang sangat adil.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Jauh berjalan banyak pemandangan, lama hidup banyak dirasa
Artinya : Banyak pengalaman.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kayu Yang Banyak Akarnya, Tak Takutkan Ribut

Alah main menang sorak
Artinya : Orang yang berada dalam keadaan berimbang.

Tertangguk pada ikan dikeruntungkan, terangguk pada ular dikeruntungkan juga
Artinya : Keputusan yang sudah pasti (tidak dapat diganggu-gugat) harus diterima.

Genggam-genggam bara, terasa hangat dilepaskan
Artinya : Melakukan suatu pekerjaan dengan setengah hati/tidak sungguh-sungguh akan terasa sukar dan pada akhirnya akan ditinggalkan tanpa ada manfaatnya.

Telah penuh sebagai sukat
Artinya : Telah habis kesabarannya.

Sumur digali air terbit
Artinya : Beroleh sesuatu lebih daripada yang diharapkan

Adat juara kalah-menang, adat saudagar laba-rugi
Artinya : Setiap wilayah memiliki ciri khasnya masing-masing.

Jalan di tepi-tepi, benang arang orang jangan dipijak
Artinya : Hendaklah selalu bersopan santun (misalnya bila merantau ke negeri orang).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Termakan Cirit Berendang

Gajah seekor gembala dua
Artinya : Pekerjaan yang dikepalai (dipimpin) oleh dua orang

Jari kudung dimasukkan cincin
Artinya : Melakukan sesuatu tidak pada tempatnya.

Bagai melulusi baju sempit bagai terbuang ke sisiran
Artinya : Seseorang yang merasa senang karena terlepas dari kesusahan

Duduk dengan sukatan
Artinya : Orang kaya.

Seperti bergendang ke Sirukam, perut kenyang emas dapat
Artinya : Memperoleh keuntungan yang tidak terduga.

Mengorek lubang ulat
Artinya : Sengaja mencari lantaran bertengkar

Ada sampan hendak berenang
Artinya : Sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu

Seperti tebu, airnya dimakan, ampasnya dibuang
Artinya : Perkataan orang haruslah dipilah, mana yang baik dan mana yang buruk.

Menunjukkan ilmu kepada orang menetak
Artinya : Nasihat yang baik itu tidak berguna bagi orang yang tidak mau menggunakannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Kambing Dihalau Ke Air

Anak harimau diajar makan daging
Artinya : Orang yang zalim diberi perangsang/pembangkit untuk melakukan penganiayaan.

Kurang tambah-menambah, senteng bilai-membilai
Artinya : Saling tolong-menolong dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. (senteng = kurang cukup) (bilai = sambung)

Dijual sayak, dibeli tempurung
Artinya : Sama saja halnya, pekerjaan baru, tetapi tidak berbeda dari pekerjaan lama

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Datar Bak Lantai Papan, Licin Bak Dinding Cermin”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *