Info Pendidikan Terbaru Peribahasa 1 Arti Peribahasa Di Luar Bagai Madu, Di Dalam Bagai Empedu

1 Arti Peribahasa Di Luar Bagai Madu, Di Dalam Bagai Empedu

Arti Peribahasa Di Luar Bagai Madu, Di Dalam Bagai Empedu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Di Luar Bagai Madu, Di Dalam Bagai Empedu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Di luar bagai madu, di dalam bagai empedu

  1. Baik secara lahiriah, tetapi buruk/jahat secara batiniah
  2. terlihat baik diluar, namun buruk didalam.

Kesimpulan

Arti peribahasa di luar bagai madu, di dalam bagai empedu adalah baik secara lahiriah, tetapi buruk/jahat secara batiniah; terlihat baik diluar, namun buruk didalam.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa di luar bagai madu, di dalam bagai empedu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Barang Siapa Yang Berketuk Ialah Yang Bertelur

Agih-agih kungkang
Artinya : Terlampau murah hati sehingga menderita kesusahan

Bertemu mura dengan tedung
Artinya : Sama-sama pandai (kuat dan sebagainya)

Bagai berseru di padang pasir
Artinya : Seruan yang tidak diindahkan oleh orang lain.

Tidak tanahnya akan menjadi padi
Artinya : Bukan karena fisiknya, sesorang itu dianggap baik.

Dipujuk dia menangis, ditendang dia tertawa
Artinya : Perilaku yang tidak senonoh.

Lulus jarum lulus kelindan
Artinya : Jika maksud yang satu sudah tercapai maksud yang lain dapat diharapkan tercapai pula

Bagai kerakap tumbuh di batu
Artinya : Hidup dalam kemelaratan. (kerakap = sejenis sirih tetapi tidak untuk dikonsumsi)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hujan Menimpa Bumi

Bagai ditembak putus tunggal
Artinya : Dikalahkan oleh orang bodoh.

Pipit sama pipit enggang sama enggang
Artinya : Setiap orang mengikuti pangkat dan derajatnya masing-masing.

Belukar sudah menjadi rimba
Artinya : Kesalahan yang tidak dapat diperbaiki lagi

Hitam gagak tiada siapa yang mencelupnya
Artinya : Orang yang berbuat jahat dengan kehendaknya sendiri.

Kera memanjat pohon, kura-kura pun hendak memanjat pula
Artinya : Hendak meniru untuk melakukan pekerjaan orang lain yang mustahil dapat dilakukan olehnya.

Dahi sehari bulan
Artinya : Dahi yang elok bentuknya

Diuji sama merah, ditahil sama berat
Artinya : Sudah sepadan/setara.

Lubuk jadi pantai, pantai jadi lubuk
Artinya : Nasib manusia tidaklah tetap, ada masanya orang kaya menjadi miskin dan sebaliknya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Belakang Parang Lagi Jika Diasah Niscaya Tajam

Sekebat bagai sirih
Artinya : Sepakat dalam perkumpulan (rapat)

Timbangan berat sebelah
Artinya : Keputusan yang tidak adil.

Bukan budak makan pisang
Artinya : Bukan orang yang dapat dipermainkan (ditipu)

Getikkan puru di bibir
Artinya : Tidak dapat membenci anak-isteri atau keluarga yang buruk tingkah lakunya. (getik = menggetil)

Sedikit kerja banyak beruntung
Artinya : Perihal orang yang sangat malas.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Di Luar Bagai Madu, Di Dalam Bagai Empedu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *