Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Di Mudik Sebulakan, Di Hilir Semuara

Arti Peribahasa Di Mudik Sebulakan, Di Hilir Semuara

Arti Peribahasa Di Mudik Sebulakan, Di Hilir Semuara

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Di Mudik Sebulakan, Di Hilir Semuara

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Di mudik sebulakan, di hilir semuara

Persatuan yang kukuh. (bulakan = pancaran air yang menggenang)

Kesimpulan

Arti peribahasa di mudik sebulakan, di hilir semuara adalah persatuan yang kukuh. (bulakan = pancaran air yang menggenang)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa di mudik sebulakan, di hilir semuara, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Sayang buah kepayang dimakan mabuk, dibuang sayang
Artinya : Keadaan yang serba salah.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hilang Dicari, Terapung Direnangi, Terbenam Diselami

Bergedang air orang
Artinya : Pekerjaan yang memberikan keuntungan pada orang lain.

Selama air hilir, selama gagak hitam
Artinya :

  1. Tetap selama-lamanya
  2. tidak akan berubah.

Alpa negeri alah, sia-sia hutang tumbuh
Artinya : Kelalaian dapat mendatangkan bencana.

Jangan diajar orang tua makan dadih
Artinya : Jangan mengajari orang yang sudah tahu. (dadih = air susu kerbau yang dikentalkan)

Melakak kucing di dapur
Artinya : Berbuat aniaya dengan cara yang mudah

Lunak gigi dari lidah
Artinya :

  1. Sangat lemah lembut (merendahkan diri dan sebagainya)
  2. Lemah lembut

Sehembus naik, sehembus turun
Artinya :

  1. Orang yang hampir meninggal dunia
  2. mendekati ajalnya.

Siang bernapas, malam berembun malam berselimut embun, siang bertudung awan
Artinya : Sangat miskin (tidak punya rumah)

Telah menjadi darah daging
Artinya : Sudah menjadi kebiasaan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Satu Bertelur, Ayam Sekandang Ikut Ribut

Yang tinggi tampak jauh, yang dekat jolong bersua
Artinya : Dalam suatu usaha/pekerjaan, pemimpinlah yang bertanggung jawab dan dia pulalah yang akan dipuji ataupun dicela.

Kucing melompat, orang terkejut daripada tidurnya, ayam berkokok hari pun siang
Artinya : Rasa susah atau senang orang lain yang sampai berkesan pada kita.

Silap mata pecah kepala
Artinya :

  1. Kalau kurang waspada dalam suatu pekerjaanya akhirnya akan binasa
  2. Kalau kurang penjagaan dalam suatu pekerjaan yang berbahaya, binasalah akhirnya

Siar bakar berpuntung suluh
Artinya : Suatu perkara boleh diputuskan sesudah cukup bukti-bukti dan keterangannya

Kelebihan ikan radai, kelebihan manusia akal
Artinya : Segala sesuatu ada kelebihannya masing-masing. (radai = sirip)

Dulu rampak rimbun daun, kini sangat merarasi
Artinya : Dulu kaya dan rupawan, tetapi kini papa dan buruk rupa. (raras = gugur, luruh)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Ular Dicubit Ekor

Masuk di dalam kawan gajah berdering
Artinya : Mencoba menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan. (berdering = bunyi genta)

Berapa panjang lunjur, begitulah panjang selimut
Artinya : Berbuat sesuatu hendaklah menurut kesanggupan diri sendiri.

Gulai sedap nasi mentah, nasi sedap gulai mentah
Artinya : Perbuatan yang tidak sempurna.

Jangan merempuh sarang lebah
Artinya : Bahaya jangan dicari-cari.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Di Mudik Sebulakan, Di Hilir Semuara”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *