Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Di Rumah Sendiri Dapur Tak Berabu, Ke Rumah Teman Pergi Berpasak Seribu

Arti Peribahasa Di Rumah Sendiri Dapur Tak Berabu, Ke Rumah Teman Pergi Berpasak Seribu

Arti Peribahasa Di Rumah Sendiri Dapur Tak Berabu, Ke Rumah Teman Pergi Berpasak Seribu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Di Rumah Sendiri Dapur Tak Berabu, Ke Rumah Teman Pergi Berpasak Seribu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Di rumah sendiri dapur tak berabu, ke rumah teman pergi berpasak seribu

Suka bertandang/bertamu dan makan di rumah orang lain.

Kesimpulan

Arti peribahasa di rumah sendiri dapur tak berabu, ke rumah teman pergi berpasak seribu adalah suka bertandang/bertamu dan makan di rumah orang lain.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa di rumah sendiri dapur tak berabu, ke rumah teman pergi berpasak seribu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kini Gatal Besok Digaruk

Habis tenggang dan kelakar
Artinya : Sudah tidak berdaya.

Tidaklah gajah yang besar diam di hutan itu ke tangan manusia
Artinya : Janganlah membesar-besarkan kekayaan orang lain, karena suatu saat kekayaan itu akan lenyap juga.

Bagai kambing dijunjung
Artinya : Jerit pekik orang yang penakut.

Wau melawan angin
Artinya : Perbuatan yang sia-sia

Hendakkan halus, genting, genting putus sudahnya
Artinya : Melakukan sesuatu yang melebihi batasnya tentu akhirnya hanya akan mendatangkan kerugian/kesulitan.

Bagai inai dengan kuku
Artinya : Tidak pernah bercerai

Belum bergigi hendak menggigit
Artinya : Belum berkuasa tetapi sudah berangan-angan untuk menindas.

Bagai tuntung jarum dilaga
Artinya :

  1. Suatu hal yang tidak tetap
  2. cepat berubah. (tuntung = ujung yang runcing)

Jika tidak dipecah ruyung, di mana boleh mendapat sagu
Artinya : Suatu maksud/tujuan tidak akan pernah tercapai jika tidak mau berusaha/bersusah payah.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tangan Yang Celaka, Kerja Jatuh

Tanduk di berkas
Artinya : Sesuatu yang tidak dapat dikerjakan

Bak jung berat sebelah
Artinya :

  1. Hukuman atau pertimbangan yang kurang adil
  2. berat sebelah. (jung = sejenis kapal)

Cakap berdegar-degar, tumit diketing
Artinya : Banyak mulut, tetapi penakut

Laksana sampan pukat
Artinya : Orang yang tidak pernah keluar jauh dari tempat kediamannya.

Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan
Artinya : Suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya

Lalu hangus, surut layu
Artinya :

  1. Berada dalam keadaan yang serba salah
  2. dilakukan/dikerjakan salah, tidak dilakukan pun salah.

Meraih pekung ke dada
Artinya :

  1. Sengaja mencari kesusahan (malu dan sebagainya)
  2. Sengaja mencari malu atau bencana
Baca Juga :  Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat

Amra disangka kedondong
Artinya : Sesuatu yang baik disangka buruk hanya karena terlihat rupanya sama. (amra = sejenis mangga)

Rupa sebagai yang-yang kesuma
Artinya : Wanita yang sangat cantik/rupawan.

Malang tak berbau
Artinya : Kecelakaan tidak dapat diketahui sebelumnya

Kecil gunung dipandang, besar hutang disandang
Artinya : Hutang itu walau sedikit pun, akan terasa berat untuk ditanggung.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Di Rumah Sendiri Dapur Tak Berabu, Ke Rumah Teman Pergi Berpasak Seribu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *