Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan

Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan

Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Didukung disangka orang sakit, kiranya orang kekenyangan

Menolong orang namun tidak pada tempatnya.

Kesimpulan

Arti peribahasa didukung disangka orang sakit, kiranya orang kekenyangan adalah menolong orang namun tidak pada tempatnya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa didukung disangka orang sakit, kiranya orang kekenyangan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing

Seperti emas baru disepuh
Artinya : Kecantikan seorang wanita yang luar biasa.

Pekak pembakar meriam
Artinya : Tiap-tiap orang ada gunanya

Menaikkan bandar sondai
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sukar

Bak ras kuda pula kukuran
Artinya : Orang miskin bertingkah seperti orang kaya.

Antan patah, lesung hilang
Artinya :

  1. Kemalangan yang bertimbun-timbun
  2. Tertimpa berbagai musibah (kecelakaan, kesusahan)

Umpan habis pancing putus, puca terlepas dari tangan
Artinya : Usaha yang sia-sia.

Berbilang dari esa, mengaji dari alif
Artinya : Jika mengerjakan sesuatu hendaknya dimulai dari permulaan

Badai makan anak
Artinya : Seorang ayah yang membuang anaknya karena takut kebesarannya hilang.

Tak ada laut yang tak berombak
Artinya : Setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berkata-kata Dengan Lutut

Jangan berebutkan tembikar pecah
Artinya : Janganlah berkelahi karena memperebutkan sesuatu yang tidak ada gunanya.

Harimau ditakuti karena giginya
Artinya : Orang besar dan berpangkat hanya ditakuti orang karena kekuasaan dan pangkatnya

Hari guruh takkan hujan
Artinya : Orang yang terlalu marah biasanya tidak sampai memukul.

Maling berteriak maling
Artinya : Mendahului orang menyerahkan suatu kesalahan (kejahatan) supaya tidak dituduh orang

Bagai bulan penuh mengambang di kaki awan
Artinya : Perempuan cantik yang sedang keluar rumah.

Seperti lipas kudung
Artinya : Selalu sibuk.

Seperti labu dibenam
Artinya : Sangat congkak

Lembut seperti buah bemban
Artinya : Tidak kaku

Lulus tabuh perhatian
Artinya :

  1. Hati lapang dan lega
  2. sangat suka. (tabuh perhatian = tabuh untuk maklumat)
Baca Juga :  Arti Peribahasa Kasih Itu Roh Yang Buta

Nan dekat panggilan tiba, nan jauh kulangsing lepas
Artinya : Adat panggil-memanggil, yang dekat dipanggil dengan mulut dan yang jauh dipanggil dengan pesan. (kulangsing = sirih pemanggil)

Siapa bermakan lada, ialah berasa pedas
Artinya : Barang siapa yang merasa bersalah, pasti akan tersinggung saat dibicarakan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Didukung Disangka Orang Sakit, Kiranya Orang Kekenyangan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *