Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ditanam Tebu Di Telinga, Berkembang Bunga Raya Di Muka

Arti Peribahasa Ditanam Tebu Di Telinga, Berkembang Bunga Raya Di Muka

Arti Peribahasa Ditanam Tebu Di Telinga, Berkembang Bunga Raya Di Muka

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ditanam Tebu Di Telinga, Berkembang Bunga Raya Di Muka

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ditanam tebu di telinga, berkembang bunga raya di muka

Merasa gembira karena mendengar pujian untuknya.

Kesimpulan

Arti peribahasa ditanam tebu di telinga, berkembang bunga raya di muka adalah merasa gembira karena mendengar pujian untuknya.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ditanam tebu di telinga, berkembang bunga raya di muka, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kadok naik junjung
Artinya : Orang hina (miskin dan sebagainya) merasa mulia (kaya dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hilang Tak Bercari, Lulus Tak Berselami

Pecah kapi, putus suai
Artinya :

  1. Tidak dapat diperbaiki lagi
  2. Menderita malu yang bertubi-tubi

Seidas bagai benang, sebentuk bagai cincin
Artinya : Dua orang yang sejodoh benar

Termakan di rambut
Artinya : Amat susah

Kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal
Artinya : Menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak

Berkelahi dalam mimpi
Artinya : Berlelah-lelah dengan sia-sia

Seperti delima merekah
Artinya : Bibirnya merah dan bagus.

Umpama memerah nyiur, santan diambil ampas dibuang
Artinya : Kita harus dapat membedakan antara ucapan yang baik dan yang buruk.

Berketuk ayam dalam telur
Artinya : Orang bodoh yang turut merundingkan suatu perkara yang tidak diketahuinya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Melarat Panjang

Bagai jawi makan, dimamah dulu baru ditelan
Artinya : Segala perbuatan/pekerjaan harus dirundingkan terlebih dahulu sebelum dilakukan.

Ular biar mati, tanah jangan lekuk, buluh jangan pukah
Artinya : Menyelesaikan suatu perkara hendaklah dengan seadil-adilnya, sehingga kedua belah pihak merasa puas (tidak merasa dirugikan salah satunya).

Retak tanda akan pecah
Artinya : Perkara kecil yang akan menjadi besar jika datang lagi permasalahan-permasalahan yang menyangkut perkara tersebut.

Membangkit batang terendam
Artinya :

  1. Mengangkat kembali nama orang yang sudah lama hilang dari ingatan
  2. Mengadakan (memunculkan) sesuatu yang telah lama hilang (seperti mengangkat penghulu yang telah lama tidak ada)
  3. Mengulangi perkara yang sudah lama dilupakan

Lain galang, lain perahu yang disorong
Artinya : Perbuatan yang berlainan dengan tujuannya.

Kalau dicampak bunga takkan dibalas tahi
Artinya : Biasanya suatu pertolongan kepada seseorang jarang akan dibalas dengan kejahatan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Awak Yang Payah Membelah Ruyung, Orang Lain Yang Beroleh Sagunya

Lidah terkalang
Artinya : Tidak dapat membantah permintaan seseorang karena telah berhutang budi dan sebagainya.

Pendekar elak jauh
Artinya : Orang yang sangat hati-hati dan senantiasa bersiap mengelakkan bahaya yang mengancam,

Kelik-kelik dalam baju
Artinya : Musuh dalam selimut

Agak-agak bertutur malam hari
Artinya : Harus selalu ingat/sadar ketika berucap sesuatu.

Sudah dikecek, dikecong pula
Artinya : Dua kali tertipu

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ditanam Tebu Di Telinga, Berkembang Bunga Raya Di Muka”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *