Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Dulu Timah, Sekarang Besi

Arti Peribahasa Dulu Timah, Sekarang Besi

Arti Peribahasa Dulu Timah, Sekarang Besi

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Dulu Timah, Sekarang Besi

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Dulu timah, sekarang besi

Orang kecil/rendahan yang memperoleh pangkat/status sosial tinggi.

Kesimpulan

Arti peribahasa dulu timah, sekarang besi adalah orang kecil/rendahan yang memperoleh pangkat/status sosial tinggi.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa dulu timah, sekarang besi, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah
Artinya : Pekerjaan (perbuatan) hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama (jangan bertentangan satu dengan yang lain)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Malu Kalau Anak Harimau Menjadi Anak Kucing Kambing

Seperti pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak terbalas

Mujur Pak Belang
Artinya :

  1. Untung-untungan
  2. Jika hendak mujur, harus menunggu waktu lama

Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal
Artinya : Menasihati orang lain hendaklah dengan sabar dan berulang-ulang.

Payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi
Artinya : Setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya

Yang dikejar tidak dapat, yang dikandung berceceran
Artinya : Yang diharapkan tidak diperoleh, bahkan yang telah ada menjadi hilang

Air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga
Artinya : Biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Laksana Sebuku Gaharu, Sukat Dibakar Makin Berbau

Ayam putih terbang siang
Artinya : Mudah ketahuan (tentang perkara dan sebagainya)

Dua kali dua empat
Artinya : Sama saja.

Lagi lauk lagi nasi
Artinya : Semakin kaya, semakin banyak kenalan (sahabat)

Belum ditumbuk belumlah bengkak
Artinya : Bila sudah berbudi barulah ada balasannya.

Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Artinya : Selama hidup orang harus taat pada adat kebiasaan dalam masyarakat

Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu
Artinya : Tidak ada kata menyerah demi mencapai suatu tujuan yang mulia.

Belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam
Artinya : Sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai

Dikerkah dia menampar pipi, dibakar dia melilit puntung
Artinya : Selalu hendak membalas kepada orang yang berbuat jahat

Baca Juga :  Arti Peribahasa Seperti Inai Dengan Kuku

Pagar makan padi
Artinya : Orang yang merusakkan barang yang diamanatkan kepadanya

Tak ada laut yang tak berombak
Artinya : Setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya

Air mata jatuh kedalam
Artinya : Berduka-cita secara diam-diam.

Hangat hangat tahi ayam
Artinya : Kemauan yang tidak tetap atau tidak kuat

Sebagai kepiting batu
Artinya : Sangat kikir

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Dulu Timah, Sekarang Besi”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

5 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *