Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas

Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas

Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Elok arak di hari panas

Orang yang bersuka-cita karena maksud/tujuannya telah tercapai.

Kesimpulan

Arti peribahasa elok arak di hari panas adalah orang yang bersuka-cita karena maksud/tujuannya telah tercapai.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa elok arak di hari panas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai dirahap kain basah
Artinya : Dingin sejuk sekujur tubuh karena mendengar kabar atau melihat kejadian yang memilukan. (rahap = bungkus)

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Makan Di Luar Berak Di Dalam

Nafsu nafsi, raja di mata, sultan di hati
Artinya : Berbuat sekehendak hati sendiri

Bagai jawi terkurung
Artinya : Sangat gelisah atau kurang senang karena terpingit atau terikat oleh adat

Hati bagai baling-baling baling-baling di atas bukit
Artinya : Tidak tetap hatinya (pendiriannya)

Laksana katak di harung ular
Artinya : Lari bercempera/berhamburan dengan suara agak riuh karena ketakutan.

Meremas santan di kuku
Artinya : Meminta sesuatu kepada orang yang tidak punya (menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh)

Icak-icak tidak tahu,
Artinya : Pura-pura tidak tahu

Hari ini patutlah redup
Artinya :

  1. Mengharapkan suatu keuntungan
  2. prasangka yang tidak baik.

Dilihat galas berlaba, dihitung pokok termakan
Artinya : Kelihatannya (dikatakan) saja untung, tetapi yang sebenarnya rugi.

Bagai jawi belang puntung, didahulukan dia menyepak, dikemudiankan dia menanduk
Artinya : Orang bodoh yang tidak bisa diajak berunding. (jawi = lembu) (belang puntung = merah kehitam-hitaman)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sakit Hati Berulam Jantung

Samun sakar berdarah tangan
Artinya : Setiap perkara baru boleh diputuskan sesudah cukup bukti dan keterangan

Salangkan bah kapar yak hanyut, ini kemarau panjang
Artinya : Pada saat memiliki penghasilan saja tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, apalagi saat tidak berpenghasilan sama sekali.

Di mana ranting dipatah, di situ air disauk
Artinya : Setiap orang hendaklah menurut adat kebiasaan di negeri tempat tinggalnya

Ikannya belum dapat, airnya sudah keruh
Artinya : Perbuatan/tindakan yang tidak bijaksana.

Agung susut, pongah masih
Artinya : Kebesaran/kemuliaan sudah hilang, tetapi keangkuhannya masih ada. (pongah = angkuh)

Kuat sepit karena kempa
Artinya : Orang kuat dalam suatu perkara karena ada yang menolong di belakangnya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ada Sampan Hendak Berenang

Bagai pahat, tidak ditukul tidak makan
Artinya : Orang yang mau bekerja apabila diperintah

Siapa berkotek, siapa bertelur
Artinya : Siapa yang bersuara terdahulu, biasanya dialah yang berbuat

Tikar emas bantal suasa sama dengan berbantalkan lengan
Artinya : Rumah mewah tetapi bukan milik sendiri tidak akan terasa lebih baik/nyaman daripada rumah jelek tetapi milik sendiri.

Seperti anai-anai makan kayu
Artinya : Mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat tekun.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *