Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Elok Basa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati

Arti Peribahasa Elok Basa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati

Arti Peribahasa Elok Basa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Elok Basa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Elok basa bekal hidup, elok budi bekal mati

Orang yang baik budi bahasanya akan jadi kesayangan orang lain semasa hidupnya, dan kemudian sesudah meninggal ia akan menjadi orang baik yang dikenang. (basa = tegur sapa)

Kesimpulan

Arti peribahasa elok basa bekal hidup, elok budi bekal mati adalah orang yang baik budi bahasanya akan jadi kesayangan orang lain semasa hidupnya, dan kemudian sesudah meninggal ia akan menjadi orang baik yang dikenang. (basa = tegur sapa)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa elok basa bekal hidup, elok budi bekal mati, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sehari Sehelai Benang, Lama-lama Jadi Sehelai Kain

Manis mulut nya bercakap seperti sa-utan manisan, di dalam bagai empedu
Artinya : Mulut manis (perkataan yang manis-manis) biasanya berisi tipu semu di dalamnya

Lambat laga asalkan menang
Artinya : Biarpun lambat bekerja asalkan maksud tercapai sesuai harapan.

Bagai kapas dibusur
Artinya : Putih bersih

Baik membawa resmi padi, daripada membawa resmi lalang
Artinya : Tidak sombong. (resmi = sifat)

Seperti gula dalam mulut
Artinya :

  1. Pekerjaan yang sangat mudah
  2. Sesuatu yang sudah dikuasai

Bagai bulan penuh mengambang di kaki awan
Artinya : Perempuan cantik yang sedang keluar rumah.

Membeli kerbau bertuntun
Artinya :

  1. Membeli sesuatu tanpa dilihat dahulu
  2. Kawin dengan gadis yang belum dikenal
Baca Juga :  Arti Peribahasa Bak Rasa Ubi Pula Gadung

Kudis menjadi tokak
Artinya : Perkara yang kecil menjadi besar

Arang di dahi
Artinya : Mendapat malu.

Tohok tunggang ke buruh ke bawah
Artinya : Mudah mencelakakan orang yang di bawah perintahnya

Kayu besar di tengah padang, tempat bernaung kepanasan, tempat berlindung kehujanan, uratnya tempat bersila, batangnya tempat bersandar
Artinya : Pemimpin yang menjadi tempat bagi rakyat untuk mengadukan nasibnya.

Tempayan tertiarap di air
Artinya : Tidak mau mendengarkan nasihat.

Biar putih tulang, jangan putih mata
Artinya : Lebih baik mati daripada mendapat malu

Bagai keli kena ketuk
Artinya : Bersungut-sungut (menggerutu) tanpa tentu ujung pangkalnya.

Ada asap, ada api
Artinya : Beberapa hal di dunia ini yang merupakan akibat dari suatu sebab, sangat sulit atau bahkan mustahil untuk disembunyikan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Diminum Rasa Duri, Nasi Dimakan Rasa Sekam

Pencarak benak orang
Artinya : Orang yang suka mengambil milik orang lain dengan cara yang lalim

Disigai sampai ke langit tinggi disigai, besar ditebang
Artinya :

  1. Suatu perkara diselidiki secara tuntas
  2. Diselidiki (diusut) sebaik-baiknya

Kepala sama bulu, pendapat berlain-lainan
Artinya : Setiap orang berlainan pendapatnya

Manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan
Artinya : Segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak

Hari ini patutlah redup
Artinya :

  1. Mengharapkan suatu keuntungan
  2. prasangka yang tidak baik.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Elok Basa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *