Info Pendidikan Terbaru Peribahasa 2 Arti Peribahasa Empang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

2 Arti Peribahasa Empang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

Arti Peribahasa Empang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Empang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Empang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit

  1. Perselisihan yang sudah tidak dapat didamaikan
  2. aturan yang sudah tidak dapat diubah. (empang = bendungan)

Kesimpulan

Arti peribahasa empang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit adalah perselisihan yang sudah tidak dapat didamaikan; aturan yang sudah tidak dapat diubah. (empang = bendungan)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa empang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tidaklah Gajah Dapat Ke Tangan Manusia

Hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang
Artinya : Orang yang tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang

Mendapat badai tertimbakan
Artinya : Mendapat untung yang tidak disangka-sangka

Seperti ikan dalam belanga
Artinya : Sesuatu yang sudah pasti akan didapatkan.

Ubun-ubun masih bergerak sudah angkuh
Artinya : Orang yang belum berpengalaman, tetapi sudah sombong.

Seperti pinggan putih retak sedikit kelihatan
Artinya : Berhati-hatilah dalam menjaga kehormatan diri, karena bila mendapat cela sedikit saja akan terlihat.

Bertemu beliung dengan ruyung
Artinya : Sama-sama kuat (tentang permusuhan)

Tebu masuk di mulut gajah
Artinya : Binasa sama sekali (sudah tidak tertolong lagi)

Mendebik mata parang
Artinya : Menentang orang yang berkuasa

Jadi abu arang
Artinya : Sudah usang atau basi (tentang pembicaraan dan sebagainya)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sayang Akan Baju, Badan Binasa

Bak orang gombang di lebuh
Artinya : Congkak di tempat lain tetapi rumah tangganya hancur berantakan. (gombang = elok) (lebuh = jalan raya)

Carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga
Artinya : Perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga

Tertangguk pada ikan dikeruntungkan, terangguk pada ular dikeruntungkan juga
Artinya : Keputusan yang sudah pasti (tidak dapat diganggu-gugat) harus diterima.

Jika pisau tiada berbaja, makin dikikir bertambah tumpul
Artinya : Anak yang dungu, makin diajar semakin bodoh

Kecil api menjadi kawan, besar ia menjadi lawan
Artinya : Kejahatan yang kecil sebaiknya jangan dibiarkan menjadi besar.

Tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
Artinya : Orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu

Terdesak padang ke rimba
Artinya : Hilang akal

Baca Juga :  Arti Peribahasa Berdua Terkunci, Bertiga Terbuka

Seperti paru dengan kepak
Artinya : Perihal dua orang atau kelompok yang semufakat dan saling tolong-menolong.

Bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti
Artinya : Berlagak pandai (tidak mau mendengarkan nasihat orang)

Dahulu bajak daripada jawi
Artinya :

  1. Sesuatu yang patut didahulukan dikemudiankan dan sebaliknya
  2. Tidak menurut aturan yang biasa

Kerja sebarang hubah, kasih sebarang tempat
Artinya : Kerja apa pun disukai dan siapa pun dikasihi. (hubah = suka)

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Empang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *