Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Gajah Mati Meninggalkan Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama

Arti Peribahasa Gajah Mati Meninggalkan Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama

Arti Peribahasa Gajah Mati Meninggalkan Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Gajah Mati Meninggalkan Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Gajah mati meninggalkan tulang, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama

Orang baik meninggalkan nama/kenangan baik, orang jahat meninggalkan nama/kenangan jahat.

Kesimpulan

Arti peribahasa gajah mati meninggalkan tulang, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama adalah orang baik meninggalkan nama/kenangan baik, orang jahat meninggalkan nama/kenangan jahat.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa gajah mati meninggalkan tulang, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Tampak Ranggas Tak Akan Melenting

Tuah anjing, celaka kuda
Artinya : Nasib manusia tidak sama, ada yang beruntung dan ada pula yang celaka (tidak beruntung)

Menengadah ke langit hijau
Artinya : Tidak ada harapan akan mendapat pertolongan

Ke sawah tidak berlubuk, ke ladang tidak berarang
Artinya :

  1. Mendapat untung dan sebagainya tidak dengan bersusah payah
  2. Tercapai maksudnya

Tak menghangat mendingin
Artinya : Tidak menghiraukan/tidak peduli.

Untung sebagai roda pedati
Artinya : Nasib manusia selalu berputar/berubah, tidak selamanya baik dan tidak selamanya buruk.

Sudah dapat gading bertuah, tanduk tiada berguna lagi
Artinya : Setelah mendapatkan yang lebih baik, yang kurang baik ditinggalkan

Ubun-ubun masih bergerak sudah angkuh
Artinya : Orang yang belum berpengalaman, tetapi sudah sombong.

Hulu mujur pandai bertengkar, hulu baik pandai memakai
Artinya : Orang yang pandai menempatkan diri dalam pergaulan, selalu selamat dan disukai banyak orang. (hulu mujur = pangkat untung)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Baik Membawa Resmi Padi, Daripada Membawa Resmi Lalang

Jika berjumbai tempat bergantung
Artinya : Tanda yang dapat dijadikan puncak penyelidikan.

Tak ada busuk yang tak berbau
Artinya : Tidak ada kejahatan/keburukan yang dapat disembunyikan selamanya.

Lamun ada ubi, ubi, tiada ubi, gadung jadilah
Artinya : Jika terpaksa, barang yang kurang baik pun dapat dipergunakan juga.

Layang-layang putus talinya
Artinya : Seseorang yang sudah putus harapan, sudah tidak berdaya lagi, hanya terserah kepada nasib

Lemak penyelar daging
Artinya : Memboroskan harta benda tuannya

Kumbang tidak seekor bunga tidak sekaki
Artinya : Masih banyak pria (wanita) lain tempat menambatkan hati

Bagai hantu makan dedak
Artinya : Bersungut-sungut (menggerutu) tanpa sebab.

Ramai beragam, rimbun menyelara
Artinya : Setiap orang mempunyai pendapat dan kegemaran masing-masing

Yang lahir memperlihatkan yang batin
Artinya : Perbuatan atau kelakuan menunjukkan sifat atau perasaan yang tersembunyi dari seseorang.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Gedang Menghanyutkan

Utang tembilang belum langsai, utang tajak bila pula
Artinya : Hutang yang dulu/sebelumnya belum dibayar, tetapi kini sudah berhutang lagi.

Sekali lancing ke ujian, seumur hidup orang takkan percaya
Artinya : Sekali berbuat jahat, seumur hidup orang tidak akan mempercayainya lagi.

Jalan di tepi-tepi, benang arang orang jangan dipijak
Artinya : Hendaklah selalu bersopan santun (misalnya bila merantau ke negeri orang).

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Gajah Mati Meninggalkan Tulang, Harimau Mati Meninggalkan Belang, Manusia Mati Meninggalkan Nama”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *