Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Gajah Memamah Aris, Baik Diikat Kera Kecil Yang Memakan Buah Kayu

Arti Peribahasa Gajah Memamah Aris, Baik Diikat Kera Kecil Yang Memakan Buah Kayu

Arti Peribahasa Gajah Memamah Aris, Baik Diikat Kera Kecil Yang Memakan Buah Kayu

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Gajah Memamah Aris, Baik Diikat Kera Kecil Yang Memakan Buah Kayu

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Gajah memamah aris, baik diikat kera kecil yang memakan buah kayu

Daripada mengharapkan suatu hal yang besar yang tak mungkin didapatkan, lebih baik menerima sesuatu hal yang kecil yang sudah ada dalam genggaman. (aris = getah kayu yang sudah beku)

Kesimpulan

Arti peribahasa gajah memamah aris, baik diikat kera kecil yang memakan buah kayu adalah daripada mengharapkan suatu hal yang besar yang tak mungkin didapatkan, lebih baik menerima sesuatu hal yang kecil yang sudah ada dalam genggaman. (aris = getah kayu yang sudah beku)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa gajah memamah aris, baik diikat kera kecil yang memakan buah kayu, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Adat Gunung Tempatan Kabut

Jikalau karena sebuah dusun maka binasa negeri, haruslah dusun itu dibuangkan
Artinya : Jika karena seorang, kerukunan hidup di masyarakat terganggu, maka sebaiknya singkirkanlah orang itu.

Jangan membuat baik, memberi itik bertaji, membuat jahat, sampai ayam dikerat susuhnya
Artinya : Memberikan sesuatu yang baik hendaklah pada tempatnya.

Adakah kayu di rimba sama tinggi?
Artinya : Segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan Tuhan dengan segala perbedaannya dengan tujuan untuk saling mengerti dan saling melengkapi.

Kalau tak ada angin, masakan pokok bergoyang
Artinya : Segala sesuatu terjadi tentu ada sebabnya.

Terendam sama basah, terampai sama kering
Artinya : Suka duka dialami bersama.

Lengkuas di tepi kandang, tekak puas badan menyandang
Artinya : Orang yang berbuat jahat/salah haruslah menerima hukuman yang setimpal.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Alah Mahu, Bertimbang Enggan, Cungkil Merih Akan Pembayar

Lecah di kaki
Artinya : Seorang lelaki yang kawin/menikah tanpa ada tanggung jawab, melainkan hanya sebagai orang yang menumpang saja.

Adat tua menahan ragam
Artinya : Sebagai orang tua harus mampu menahan derita dari bermacam-macam godaan yang tak menyenangkan hati karena perbuatan keturunannya.

Ada batang mati, ada cendawan tumbuh
Artinya : Dimanapun kita tinggal, akan ada rezeki untuk kita.

Bagai siamang kurang kayu
Artinya : Sangat bersedih hati karena menderita kekurangan

Air di daun keladi daun keladi dimandikan
Artinya : Sukar diajar atau dinasihati

Sudah tahu akan ragi kain
Artinya : Sudah dapat membedakan mana yang benar/baik dan mana yang salah/buruk.

Menghadapkan bedil pulang
Artinya : Merugikan (mencelakakan) keluarga sendiri

Seperti pinggan putih retak sedikit kelihatan
Artinya : Berhati-hatilah dalam menjaga kehormatan diri, karena bila mendapat cela sedikit saja akan terlihat.

Karena mendengar bunyi
Artinya : Terperdaya karena mendengar suatu berita.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ke Mudik Tentu Hulunya, Ke Hilir Tentu Muaranya

Tiada kekal bunga di karang
Artinya : Tidak ada kemewahan dan kemuliaan yang abadi.

Banyak udang banyak garam, banyak orang banyak ragam
Artinya :

  1. Masing-masing orang memiliki pendapat (kemauan) sendiri-sendiri
  2. semakin banyak orang semakin banyak pula pendapat dan kemauannya.

Bagai kucing tidur di bantai
Artinya : Hidup senang dan mewah. (bantai = daging binatang yang disembelih)

Angguk enggan, geleng ia, unjuk tidak berikan
Artinya : Lain di mulut, lain di hati.

Terlentang sama makan abu, tengkurap sama makan tanah
Artinya : Kesetiaan dalam persahabatan atau percintaan serta ikhlas dalam menjalani hidup (baik suka maupun duka).

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Gajah Memamah Aris, Baik Diikat Kera Kecil Yang Memakan Buah Kayu”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

4 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *