Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Habis Akal Baru Tawakal

Arti Peribahasa Habis Akal Baru Tawakal

Arti Peribahasa Habis Akal Baru Tawakal

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Habis Akal Baru Tawakal

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Habis akal baru tawakal

Berserah diri kepada Tuhan sesudah tiada lagi ikhtiar/daya/upaya untuk dilakukan.

Kesimpulan

Arti peribahasa habis akal baru tawakal adalah berserah diri kepada tuhan sesudah tiada lagi ikhtiar/daya/upaya untuk dilakukan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa habis akal baru tawakal, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Berbaur pangkal perceraian
Artinya : Terlalu karib/akrab dapat mempermudah timbulnya perselisihan.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Di Hulu Keruh Di Hilir Pun Tentu Keruh Juga

Kalau kerbau sekawan dapat dikawali, manusia seorang tiada dapat dimaklumi
Artinya : Sangatlah susah untuk menghadapi manusia karena masing-masing orang memiliki pendapat yang berbeda-beda.

Kecil-kecil anak harimau
Artinya : Meskipun kecil tetapi berani.

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
Artinya : Sekali melakukan suatu pekerjaan, beberapa maksud tercapai

Jiwa bergantung di ujung rambut
Artinya : Selalu gelisah karena tidak tentu nasibnya

Seperti santan dengan tengguli
Artinya :

  1. Cocok benar
  2. Kena benar

Sampah jangan ditendang sepak
Artinya : Jangan menganggap rendah orang miskin.

Jangan menumbuk di periuk, bertanak di lesung
Artinya : Janganlah melakukan suatu pekerjaan yang menyalahi kebiasaan.

Terpijak bara hangat
Artinya :

  1. Sangat gelisah
  2. Tidak dapat tenang

Sebut aku pasti datang, sebut dia penantian
Artinya : Sebaiknya gunakan barang yang sudah ada.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Jalan Di Tepi-tepi, Benang Arang Orang Jangan Dipijak

Siapa yang gatal, dialah yang menggaruk
Artinya : Orang yang berkehendak (ingin), dialah yang harus berbuat sendiri

Mengukur baju di badan sendiri
Artinya : Menentukan baik buruknya sesuatu menurut perasaan diri sendiri

Bahaya tumbuh, sengketa habis
Artinya : Perselisihan antar sesama akan hilang jika suatu malapetaka datang.

Tidak kelih mau tengok
Artinya : Ingin mendapat sesuatu, tetapi segan berusaha

Rendah dibilang-bilang diseluduki, tinggi kayu ara dilangkahi
Artinya : Apabila menjadi orang yang memiliki jabatan yang tinggi hendaknya melakukan pekerjaan sesuai dengan aturan-aturan yang ada.

Bagai belut kena ranjau getah
Artinya : Seseorang yang licik dan cerdik dapat juga tertangkap atau tertipu

Dicukur-cukur rambut, tumbuh juga semula
Artinya : Orang yang tabiatnya jahat/buruk, meskipun dinasihati dan dihukum, lambat laun akan berbalik seperti semula (kembali berbuat jahat).

Baca Juga :  Arti Peribahasa Yang Terkalang-kalang Di Mata, Yang Terasa-rasa Di Hati

Kepala yu, ekor babi
Artinya :

  1. Suka berpura-pura
  2. bermuka dua.

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
Artinya : Agar mendapatkan kesenangan/hasil di kemudian hari, haruslah berani bersusah payah/berusaha terlebih dahulu.

Jika hendak bertanam sayur buangkanlah rumput
Artinya : Jika ingin hidup rukun, maka lakukanlah perbuatan yang baik kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Habis Akal Baru Tawakal”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

3 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *