Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mata Lepas Badan Terkurung

Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mata Lepas Badan Terkurung

Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mata Lepas Badan Terkurung

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mata Lepas Badan Terkurung

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Ibarat burung, mata lepas badan terkurung

Tidak ada kemerdekaan/kebebasan.

Kesimpulan

Arti peribahasa ibarat burung, mata lepas badan terkurung adalah tidak ada kemerdekaan/kebebasan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa ibarat burung, mata lepas badan terkurung, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Kalau tak bermeriam, baiklah diam
Artinya : Orang miskin/rendahan sebaiknya tidak usah banyak berangan-angan.

Harta orang hendak dikebas
Artinya : Seseorang yang menginginkan harta milik orang lain.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Sebagai Si Bisa Mimpi Terasa Ada Terkatakan Tidak

Gajah lalu dibeli, rusa tidak terbeli
Artinya : Mengerjakan sesuatu yang penting dengan melupakan hal-hal yang kecil yang sebenarnya sangat perlu untuk menyelesaikan sesuatu yang penting itu

Tak ada padi beras setangkai
Artinya : Tidak ada sesuatu yang sempurna.

Tanduk di berkas
Artinya : Sesuatu yang tidak dapat dikerjakan

Belayar ke pulau kapuk
Artinya : Tidur.

Hendak kerja golok keling, hendak makan parang punting
Artinya : Malas bekerja tetapi banyak makan/boros.

Rasa pedih cuping telinga
Artinya : Marah karena mendengar suatu hal yang menyinggung perasaan.

Siapa lama tahan, menang
Artinya : Apabila bekerja dengan tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yang sulit sekali pun akan selesai juga dengan baik

Ke sawah berlumpur ke ladang berarang
Artinya : Tiap pekerjaan ada kesukarannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hidup Tidak Karena Doa, Mati Tidak Karena Sumpah

Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung
Artinya : Hendaklah mengikuti adat negeri yang didiami

Silih berganti bagai ombak di tepi pantai
Artinya : Hidup bagai roda pedati, kadang di bawah kadang di atas, kadang senang kadang susah.

Semua berasnya
Artinya : Memperlihatkan semua hartanya (kepandaian dan sebagainya)

Seperti orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak
Artinya : Seseorang yang daif yang tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan semakin susah

Utang kayu ara
Artinya : Hutang yang tidak mungkin terbayarkan.

Kemenyan sebesar lutut jika tiada dibakar manakan berbau
Artinya :

  1. Kepandaian hendaklah diajarkan kepada orang lain
  2. kepandaian akan hilang hilang begitu saja jika tidak diajarkan kepada yang lain.

Ubun-ubun masih bergerak sudah angkuh
Artinya : Orang yang belum berpengalaman, tetapi sudah sombong.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Lepas Taufan Paksa Baik

Di belakang ia menendang kita, bila di depan ia mengeting kita, jika di tengah ia berpusing ligat pula
Artinya : Menghadapi orang terkasih yang menyebabkan kita merasa serba salah.

Lunak disudu, keras ditakik
Artinya : Yang penurut diperlakukan dengan lemah lembut, sedangkan yang melawan harus ditindak dengan tegas

Tabung seruas
Artinya : Orang yang mampu berkomunikasi dengan baik terhadap siapapun (dengan berbagai macam sifat).

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Ibarat Burung, Mata Lepas Badan Terkurung”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *