Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jadi Penghubung Mata Telinga

Arti Peribahasa Jadi Penghubung Mata Telinga

Arti Peribahasa Jadi Penghubung Mata Telinga

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jadi Penghubung Mata Telinga

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jadi penghubung mata telinga

Tempat yang menjadi harapan atau kepercayaan yang selalu memberikan pertolongan.

Kesimpulan

Arti peribahasa jadi penghubung mata telinga adalah tempat yang menjadi harapan atau kepercayaan yang selalu memberikan pertolongan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jadi penghubung mata telinga, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Tak ada laut yang tak berombak
Artinya : Setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Melulur Bersetungging

Seperti kersik di pulau
Artinya : Mendapatkan rezeki yang berlimpah.

Tercincang puar bergerak andilau
Artinya : Jika seseorang anggota keluarga dihina, tentu keluarga atau kaumnya akan turut tersinggung juga

Seperti peluru dua setuangan
Artinya : Sesuatu yang memiliki berbagai kesamaan.

Tergali pada bejana emas
Artinya : Tertarik pada keuntungan besar.

Naik tangga dari bawah
Artinya :

  1. Menurut derajat dan kedudukan masing-masing
  2. menurut aturan yang lazim.

Jika belalang ada seekor, jika emas ada miang
Artinya : Segalanya ada aturannya sendiri

Padi dikebat dengan daunnya
Artinya : Mengusahakan sesuatu dengan modal sendiri

Menangis daun bangun-bangun hendak sama dengan hilir air
Artinya : Perbuatan yang sia-sia hendak menyamai orang lain yang melebihi dirinya

Badan bersaudara, emas perak tiada bersaudara, kasih saudara sama ada, kasih bapa menokok harta yang ada, kasih ibu sama rata, kasih sahabat sama binasa
Artinya : Walaupun orang-orang lemah berada di bawah kuasa orang yang kuat, tetapi hatinya masih tetap bebas.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hilang Tukul Hilanglah Pahat

Ada hari, ada nasi
Artinya : Asalkan masih hidup, tentu akan memperoleh rezeki.

Muka bagai ditampar dengan kulit babi
Artinya :

  1. Hal orang yang tidak tahu malu
  2. Seseorang yang kelihatannya senang dan kaya, tetapi yang sebenarnya hidup dengan utang

Duduk sama rendah, tegak berdiri sama tinggi
Artinya : Sejajar kedudukannya (tingkatnya atau martabatnya)

Bagai tembilang bagai penggali, begitu yang hilang begitu pengganti
Artinya : Sesuatu yang hilang diganti dengan hal sama. (tembilang = alat penggali lubang)

Air diminum sembiluan
Artinya : Sangat sedih/memilukan, hingga merasa tidak enak untuk makan dan minum.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Terlangsung Perahu Boleh Balik, Terlangsung Cakap Tak Dapat Balik

Undang-undang berbatu hitam
Artinya : Hukum yang baik dan adil.

Tinggal jangat pembalut tulang
Artinya : Sangat kurus.

Kaduk naik junjung
Artinya : Orang hina yang merasa dirinya mulia.

Belum berkilat sudah berkilau, bulan sangkap tiga puluh
Artinya : Perkara yang sudah terang/jelas. (sangkap = genap, cukup)

Lain dulang lain kaki, lain orang lain hati
Artinya : Tiap-tiap orang berlainan kesukaannya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jadi Penghubung Mata Telinga”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *