Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jangan Memanah Ke Langit

Arti Peribahasa Jangan Memanah Ke Langit

Arti Peribahasa Jangan Memanah Ke Langit

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jangan Memanah Ke Langit

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jangan memanah ke langit

Jangan durhaka kepada negeri atau pemerintah karena pada akhirnya akan mendatangkan kesulitan/malapetaka bagi diri sendiri.

Kesimpulan

Arti peribahasa jangan memanah ke langit adalah jangan durhaka kepada negeri atau pemerintah karena pada akhirnya akan mendatangkan kesulitan/malapetaka bagi diri sendiri.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jangan memanah ke langit, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Terpanjat di hutan dadap
Artinya : Terperangkap dalam bahaya besar.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Hilang Kabus, Teduh Hujan

Lancar kaji karena diulang, pasar jalan karena diturut
Artinya : Kepandaian atau kemahiran didapat karena rajin berlatih

Gajah sama gajah berjuang, pelanduk mati di tengah-tengah
Artinya : Kalau orang-orang berkuasa saling berselisih, maka orang-orang kecil/rakyatnyalah yang akan mendapatkan kesusahan.

Laksana layang-layang salah teraju
Artinya : Anak-anak muda yang menapaki jalan yang salah.

Mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta
Artinya : Sesuatu yang sangat susah untuk diperoleh.

Belum duduk sudah belunjur
Artinya : Sudah bergirang hati dulu sebelum tercapai yang dikehendaki

Menyenduk kuah dalam pengat
Artinya : Pekerjaan yang sia-sia saja

Seperti ketiak ular, panjang lanjut tidak putus-putusnya
Artinya : Tidak berketentuan (baik buruknya)

Seperti pinang dibelah dua
Artinya : (dua orang yang) serupa benar

Baca Juga :  Arti Peribahasa Takkan Pasang Selalu Di Mana Surut Senantiasa

Mati semut karena gula manisan
Artinya : Orang yang mendapat bencana (tertipu dan sebagainya) karena bujuk dan rayuan yang menyenangkan

Ingin hati memandang pulau, sampan ada pengayuh tidak
Artinya : Hendak melakukan suatu pekerjaan tetapi alatnya tidak cukup.

Bagaimana hari takkan hujan, katak betung dalam telaga berteriak selalu
Artinya : Pergi bertamu ke rumah orang lain secara tidak menentu, tentulah perbuatan itu bisa mendatangkan banyak prasangka.

Bermulut di mulut orang
Artinya : Selalu meniru perkataan orang

Disuruh pergi dipanggil datang, bekerja karena perintah, berhenti karena tegah
Artinya :

  1. Patuh
  2. menurut pada perintah.

Bumi tidak selebar daun kelor
Artinya : Dunia tidak sempit

Kelam bagai malam dua puluh tujuh
Artinya : Suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kecek Bagai Bunyi Merendang Kacang

Bagai menghitung bulu kambing
Artinya : Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

Banyak orang banyak ragam nya
Artinya : Tiap-tiap orang mempunyai pendapat (kemauan) sendiri-sendiri

Mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak
Artinya : Anak dan bapak wajib tolong-menolong

Sehari selembar benang, lama-lama jadi sehelai kain
Artinya : Hal perbuatan orang yang sabar dan tidak lekas putus asa, sedikit demi sedikit lama-lama berhasil juga

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jangan Memanah Ke Langit”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *