Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jauh Dari Mata Jauhlah Dari Hati

Arti Peribahasa Jauh Dari Mata Jauhlah Dari Hati

Arti Peribahasa Jauh Dari Mata Jauhlah Dari Hati

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jauh Dari Mata Jauhlah Dari Hati

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jauh dari mata jauhlah dari hati

Hilang rasa kasih sayang setelah hidup berjauhan.

Kesimpulan

Arti peribahasa jauh dari mata jauhlah dari hati adalah hilang rasa kasih sayang setelah hidup berjauhan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jauh dari mata jauhlah dari hati, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ke mana condong, ke mana rebah
Artinya : Pekerjaan yang sudah dilakukan menurut adat atau kebiasaan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Dititik Belah, Dipalu Belah

Masuk tak genap, keluar tak ganjil
Artinya : Orang yang tidak berharga dalam masyarakat

Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa
Artinya : Sifat yang sangat bertentangan dengan kondisi umum.

Bintang di langit boleh dibilang, tetapi arang di muka tak sadar
Artinya : Cela (kesalahan, keburukan, dan sebagainya) orang lain diketahui, tetapi cela sendiri tidak tahu

Seperti melukut di tepi gantang
Artinya : Tidak dapat berbuat apa-apa

Malu makan, perut lapar
Artinya : Segan/enggan untuk berusaha maka tidak akan memperoleh kemajuan/keuntungan/kesenangan.

Pagar makan padi
Artinya : Orang yang merusakkan barang yang diamanatkan kepadanya

Seperti anai-anai makan kayu
Artinya : Mengerjakan suatu pekerjaan dengan sangat tekun.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Ke Hulu Kena Bubu, Ke Hilir Kena Tengkalak

Sebagai garam dengan asam
Artinya : Sudah sesuai benar (tentang pria dan wanita) dan tentu menjadi jodoh

Sepandai-pandai bungkus, yang busuk berbau juga
Artinya : Perbuatan buruk yang selalu dirahasiakan, suatu saat pasti akan ketahuan juga.

Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti
Artinya : Di tempat yang tidak terjaga, di situlah pencuri datang

Seruas tebu yang berulat, sebatang yang dibuang
Artinya : Seluruh keluarga/kerabat/kelompok menanggung malu akibat perbuatan anggotanya.

Seperti menepung tiada berberas
Artinya : Banyak cakap, tidak berisi

Kawan gelak banyak, kawan menangis jarang bersua
Artinya : Sahabat di waktu senang banyak, sahabat di waktu susah (melarat) sedikit

Pecah kapi, putus suai
Artinya :

  1. Tidak dapat diperbaiki lagi
  2. Menderita malu yang bertubi-tubi
Baca Juga :  Arti Peribahasa Belum Menetas Sudah Dibilang

Besar kayu besar bahannya besar periuk besar keraknya
Artinya : Banyak penghasilan banyak pula belanjanya

Siapa yang gatal, dialah yang menggaruk
Artinya : Orang yang berkehendak (ingin), dialah yang harus berbuat sendiri

Jangan memberi bunga kepada monyet
Artinya : Memberikan sesuatu yang baik hendaklah pada tempatnya.

Dibilang genap, dipagar ganjil
Artinya : Kelihatannya beruntung, tetapi sebenarnya merugi

Berkayuh sampan bocor
Artinya : Kemiskinan/kemelaratan yang teramat sangat.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jauh Dari Mata Jauhlah Dari Hati”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

2 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *