Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jenguk Pandang Tindai-tindai, Usul-usul Asal-asal Jangan Ditinggalkan

Arti Peribahasa Jenguk Pandang Tindai-tindai, Usul-usul Asal-asal Jangan Ditinggalkan

Arti Peribahasa Jenguk Pandang Tindai-tindai, Usul-usul Asal-asal Jangan Ditinggalkan

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jenguk Pandang Tindai-tindai, Usul-usul Asal-asal Jangan Ditinggalkan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jenguk pandang tindai-tindai, usul-usul asal-asal jangan ditinggalkan

Sebelum melakukan suatu pekerjaan, lebih baik diperiksa/diselidiki dahulu agar selamat dan sempurna pekerjaan itu. (tindai-tindai = memperhatikan dengan saksama)

Kesimpulan

Arti peribahasa jenguk pandang tindai-tindai, usul-usul asal-asal jangan ditinggalkan adalah sebelum melakukan suatu pekerjaan, lebih baik diperiksa/diselidiki dahulu agar selamat dan sempurna pekerjaan itu. (tindai-tindai = memperhatikan dengan saksama)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jenguk pandang tindai-tindai, usul-usul asal-asal jangan ditinggalkan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Elok Arak Di Hari Panas

Berpindah ke balik papan
Artinya : Meninggal dunia.

Bagai tanduk diberkas
Artinya : Sangat sukar untuk disatukan (karena tidak sepaham atau sependirian)

Seperti Belanda minta tanah
Artinya : Perihal orang yang tamak, diberi sedikit hendak banyak, diberi banyak hendak semuanya

Gula di mulut, ikan dalam belanga
Artinya : Sudah dalam kekuasaan kita

Sudah seasam segaramnya
Artinya :

  1. Sudah tidak ada celanya (tentang pekerjaan, perbuatan)
  2. Sudah baik benar (tidak ada celanya)

Cincin emas takkan tampan bermata kaca
Artinya : Gadis yang elok dan hartawan takkan sejodoh dengan orang yang miskin dan bodoh.

Naik melompat, turun terjun
Artinya : Untuk memperoleh kejayaan/kekayaan lambat/sangat susah, tetapi untuk jatuh cepat/mudah sekali.

Seperti pelandak lepas dari jerat
Artinya : Terlepas dari sengsara.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Duri Dalam Daging

Sedatar saja lurah dengan bukit
Artinya :

  1. Menyamaratakan orang
  2. Tidak membeda-bedakan kaya atau miskin dan sebagainya

Anak kucing menjadi harimau
Artinya :

  1. Orang miskin yang menjadi kaya
  2. rakyat biasa yang memiliki jabatan/pangkat tinggi dalam pemerintahan/organisasi.

Kecil-kecil beliung, tumbang juga kempas yang besar
Artinya : Walaupun orang kecil tetapi dapat juga ia mengalahkan orang besar.

Akal tak sekali datang, runding tak sekali tiba
Artinya : Segala sesuatu tidak selesai sekaligus melainkan berangsur-angsur.

Sambang jala terletak, laut kering ikan terhempas
Artinya : Usaha yang telah membawa hasil.

Malang tak boleh ditolak, mujur tak boleh diraih
Artinya : Nasib buruk tidak dapat dicari-cari

Adat yang menurun, syarak yang mendaki
Artinya : Adat dapat menuju kerendahan dan tidak sanggup menghadapi pergolakan massa, tetapi syarak selalu menuju ketinggian dan dapat mengatasi segala gerakan yang menentangnya.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Koyak Tak Berbunyi

Bagai menghela rambut dalam tepung, rambut jangan putus, tepung jangan terserak
Artinya : Suatu pekerjaan yang sangat sulit dan harus dikerjakan dengan sangat berhati-hati.

Ikan dalam keroncong
Artinya : Sudah tidak bisa ditolong lagi. (keroncong = bilik-bilik bubu bagian dalam)

Roda yang berpaling, kuda sudah bergerinding
Artinya : Hidupnya terlihat senang, tetapi sebenarnya susah.

Bandar terbuka dagangan murah, badan sudah tua
Artinya : Sudah terlambat.

Mati kuau karena bunyinya
Artinya : Mendapat kecelakaan karena kata-katanya sendiri

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jenguk Pandang Tindai-tindai, Usul-usul Asal-asal Jangan Ditinggalkan”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *