Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat

Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat

Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jerat tiada lupa akan balam, tetapi balam lupa akan jerat

Sudah lupa akan adanya bahaya, padahal sebenarnya bahaya tersebut masih mengancam/masih ada. (balam = burung tekukur)

Kesimpulan

Arti peribahasa jerat tiada lupa akan balam, tetapi balam lupa akan jerat adalah sudah lupa akan adanya bahaya, padahal sebenarnya bahaya tersebut masih mengancam/masih ada. (balam = burung tekukur)

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jerat tiada lupa akan balam, tetapi balam lupa akan jerat, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bagai Menghela Tali Jala

Kecil anak besar onak
Artinya : Anak pada masa kecilnya sangat menyenangkan hati, tetapi apabila sudah besar sering kali ia mendatangkan kesusahan bagi orang tuanya.

Apa yang kurang pada belida, sisik ada tulang pun ada
Artinya : Orang yang berkecukupan, tidak ada yang kurang padanya

Membawakan cupak ke negeri orang
Artinya : Memakai adat-istiadat sendiri di negeri orang

Gali lubang menutup lubang
Artinya : Meminjam uang/berhutang untuk membayar hutang.

Kapal satu nakhoda dua
Artinya : Satu pekerjaan yang dikepalai dua orang

Laba tertinggal, harta lingkap
Artinya : Tidak beroleh laba sama sekali, bahkan modalnya ikut habis

Sampan upih berdayung bilah
Artinya : Mengerjakan sesuatu dengan peralatan yang tidak memadai.

Baca Juga :  Arti Peribahasa Air Di Daun Talas

Bertenun sampai ke bunjai nya
Artinya : Mengerjakan sesuatu harus sampai selesai

Cemperling nak jadi bayu
Artinya : Orang kecil/hina yang hendak menyamai orang besar/mulia. (bayu = sejenis burung asmara dalam dongengan)

Seperti polong kena sembur
Artinya : Berlari cepat-cepat karena ketakutan dan sebagainya

Bagai mendapat cincin ijuk
Artinya : Mendapatkan sesuatu yang tidak berguna.

Asak kata kita, angsur kata dia
Artinya : Perbedaan antara orang satu dengan orang yang lain.

Bagaimana tepuk begitulah tarinya
Artinya :

  1. Bagaimana perintah, begitulah yang dilakukan
  2. bagaimana aksi begitulah reaksinya.

Bakar tiada hangus
Artinya : Sangat degil/keras kepala.

Hendak menggaruk tidak berkuku
Artinya : Hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak berkemampuan

Lain orang, lain pendapat
Artinya : Masing-masing orang memiliki kesukaannya tersendiri.

Baca Juga :  2 Arti Peribahasa Kepala Yu, Ekor Babi

Genting menanti putus, biang menanti tembuk
Artinya : Perkara yang hampir putus (selesai)

Getah meleleh ke pangkal, daun melayang jauh
Artinya : Anak/kerabat sendiri lebih dikasihi/disayangi dibandingkan dengan anak/kerabat saudara.

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading
Artinya : Orang yang berjasa akan selalu disebut-sebut orang walaupun telah mati

Cium tapak tangan, berbaukah atau tidak?
Artinya : Lihatlah diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencela orang lain.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jerat Tiada Lupa Akan Balam, Tetapi Balam Lupa Akan Jerat”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *