Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Jika Berjumbai Tempat Bergantung

Arti Peribahasa Jika Berjumbai Tempat Bergantung

Arti Peribahasa Jika Berjumbai Tempat Bergantung

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Jika Berjumbai Tempat Bergantung

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Jika berjumbai tempat bergantung

Tanda yang dapat dijadikan puncak penyelidikan.

Kesimpulan

Arti peribahasa jika berjumbai tempat bergantung adalah tanda yang dapat dijadikan puncak penyelidikan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa jika berjumbai tempat bergantung, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ganti hidup berkeredaan, ganti mati berkebulatan
Artinya : Mencari pengganti seorang pimpinan harus melalui musyawarah dan mufakat. (reda = rela, senang hati)

Tanduk di berkas
Artinya : Sesuatu yang tidak dapat dikerjakan

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kecambah Kayu Ara Takkan Jadi Pulut-pulut

Pucuk dicinta ulam tiba hendak ulam pucuk menjulai
Artinya : Mendapat sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan

Bagai balak terendam
Artinya : Orang gemuk yang malas bergerak.

Kalau seperti kundur labu, boleh dibelah
Artinya : Untuk menyatakan kebenaran dari suatu perkara.

Malang tak berbau
Artinya : Kecelakaan tidak dapat diketahui sebelumnya

Belum tentu hilir mudik nya
Artinya :

  1. Belum tentu keputusan atau kesudahan suatu hal atau perkara
  2. Kokoh, baik dalam soal yang kecil-kecil maupun dalam soal yang besar-besar

Mandi berendam tak basah
Artinya :

  1. Berbuat sesuatu tanpa mengacuhkan teguran atau peringatan
  2. Tidak menaruh perasaan (belas kasihan)

Tahan jerat sorong kepala
Artinya : Hendak mencelakakan orang lain akhirnya dia sendiri yang mendapat celaka

Baca Juga :  Arti Peribahasa Elok Kata Dalam Mufakat, Buruk Kata Di Luar Mufakat

Adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah
Artinya : Pekerjaan (perbuatan) hendaklah selalu mengingat aturan adat dan agama (jangan bertentangan satu dengan yang lain)

Tidak lain tidak bukan,
Artinya : Yang sebenarnya (bukan yang lain)

Entak sedegam, langkah sepijak
Artinya :

  1. Seia-sekata
  2. sepakat. (degam = bunyi gemuruh)

Lambat laga asalkan menang
Artinya : Biarpun lambat bekerja asalkan maksud tercapai sesuai harapan.

Tersesak undang kepada yang runcing tiada dapat bertenggang lagi
Artinya :

  1. Habis akal budi (bicara)
  2. Habis ikhtiar sehingga tidak dapat berupaya lagi

Masuk lima keluar sepuluh
Artinya : Belanja yang dikeluarkan jauh lebih besar daripada penghasilan (pendapatan)

Kayu yang tumbang itu, kura-kura pun hendak memanjatnya
Artinya : Apabila orang-orang besar/berkuasa sudah hilang kebesarannya/kekuasaannya, maka orang-orang kecil/rendahan pun berani mencercanya.

Gabak di hulu tanda akan hujan, ceuang di langit tanda akan panas
Artinya : Tanda-tanda akan terjadi sesuatu. (gabak = redup)

Baca Juga :  Arti Peribahasa Bertunggul Ditarah, Kesat Diampelas

Bagai bunyi cempedak jatuh
Artinya : Bunyi seperti barang berat jatuh

Cekarau besar liang
Artinya : Orang yang besar bualannya (sombong) dan suka membeberkan rahasia orang lain. (cekarau= sejenis tumbuhan di air yang besar lubang batangnya)

Bagai menghela rambut dalam tepung
Artinya : Pekerjaan yang sulit atau pekerjaan yang harus dikerjakan dengan hati-hati sekali

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Jika Berjumbai Tempat Bergantung”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

1 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *