Info Pendidikan Terbaru Peribahasa Arti Peribahasa Kalau Tak Bermeriam, Baiklah Diam

Arti Peribahasa Kalau Tak Bermeriam, Baiklah Diam

Arti Peribahasa Kalau Tak Bermeriam, Baiklah Diam

INFO PENDIDIKAN – Arti Peribahasa Kalau Tak Bermeriam, Baiklah Diam

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Arti Peribahasa Kalau tak bermeriam, baiklah diam

Orang miskin/rendahan sebaiknya tidak usah banyak berangan-angan.

Kesimpulan

Arti peribahasa kalau tak bermeriam, baiklah diam adalah orang miskin/rendahan sebaiknya tidak usah banyak berangan-angan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kalau tak bermeriam, baiklah diam, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Silap mata pecah kepala
Artinya :

  1. Kalau kurang waspada dalam suatu pekerjaanya akhirnya akan binasa
  2. Kalau kurang penjagaan dalam suatu pekerjaan yang berbahaya, binasalah akhirnya
Baca Juga :  Arti Peribahasa Siapa Patah, Siapa Melejang

Tiba di rusuk menjeriau
Artinya :

  1. Sudah pada tempatnya
  2. Sudah kena benar (tentang jawaban dan sebagainya)

Jadi penghubung kaki tangan
Artinya : Tempat yang menjadi harapan atau kepercayaan yang selalu memberikan pertolongan.

Di luar merah di dalam pahit
Artinya : Kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Orang tua diajar makan pisang
Artinya : Orang yang sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari

Hinggap bak langau, titik bak hujan
Artinya : Suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, tanpa diketahui lebih dahulu

Salah wesel
Artinya : Orang yang salah mengerti dalam membicarakan orang lain.

Lagi terang, lagi bersuluh
Artinya :

  1. Perbuatan yang pandir/bodoh
  2. mempertanyakan sesuatu yang sudah diketahui banyak orang
  3. menyia-nyiakan tenaga dan uang.
Baca Juga :  Arti Peribahasa Lamun Ada Ubi, Ubi, Tiada Ubi, Gadung Jadilah

Bergedang air orang
Artinya : Pekerjaan yang memberikan keuntungan pada orang lain.

Daun keladi dimandikan
Artinya : Memberikan nasihat/ajaran yang sia-sia.

Kawan gelak banyak, kawan menangis jarang bersua
Artinya : Sahabat di waktu senang banyak, sahabat di waktu susah (melarat) sedikit

Tidak ada kusut yang sehelai, tak ada keruh yang tak jernih
Artinya : Jika terjadi masalah, haruslah dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya.

Anak harimau jangan dibela pelihara
Artinya : Jangan berbuat baik dengan orang yang suka berbuat jahat.

Dianjung seperti payung, diambak seperti kasur
Artinya : Orang yang sangat dimuliakan.

Pandai minyak air
Artinya : Pandai memainkan kata (mengambil muka, menjilat) untuk mencapai suatu maksud

Baca Juga :  Arti Peribahasa Kambing Menyusui Anak Harimau, Besar Dia Dipatahkan Tengkuknya

Kalau bertangkai boleh dijinjingkan
Artinya : Bukti yang dapat digunakan sebagai puncak dari suatu penyelidikan.

Menebang menuju pangkal, melanting menuju tampuk
Artinya : Setiap tindakan yang dilakukan harus ada maksud dan tujuannya

Hitam bagai pantat belanga
Artinya : Sangat buruk (tentang tabiat seseorang)

Seperti mayat ditegakkan
Artinya : Berbadan kurus dan bermuka pucat

Seperti menanti orang dahulu, mengejar orang kemudian
Artinya : Perbuatan yang sia-sia

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Tryout SKD CPNS 2021 (4000+ soal) DI SINI
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kalau Tak Bermeriam, Baiklah Diam”, semoga bermanfaat, silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.

0 Likes

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *